Video WNI Ajak Masuk ISIS Beredar di YouTube

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid dan makam Nabi Yunus yang dihancurkan ISIS di Mosul, Irak, 24 Juli 2014. REUTERS/Stringer

    Masjid dan makam Nabi Yunus yang dihancurkan ISIS di Mosul, Irak, 24 Juli 2014. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah video berisi ajakan dari sekelompok warga Indonesia untuk bergabung ke Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) beredar di situs YouTube.

    Dalam video berdurasi delapan menit dengan judul Join the Ranks, seseorang yang menyebut dirinya Abu Muhammad al-Indonesi minta warga Indonesia untuk mendukung perjuangan ISIS menjadi khilafah dunia.

    "Kami ikhwan-ikhwan kalian, saudara-saudara kalian dari Indonesia yang bergabung dan berada di Daulah Islamiyah, menyampaikan salam," ujar Abu Muhammad al-Indonesi.

    Video ajakan jihad itu merupakan video terbaru dan diunggah oleh Jihadology pada 22 Juli 2014. Bulan lalu, ISIS juga merilis video yang berisi ajakan dari warga Australia, Jerman, dan Kanada. (Baca juga: Mosul Tak Lagi Ramah untuk Orang Kristen)

    Profesor Greg Barton, pakar keamanan dan masalah Indonesia dari Monash University, menuturkan ISIS melihat potensi dukungan dari warga Indonesia. "ISIS membidik langsung warga Indonesia. Sebab, mereka memiliki potensi dukungan yang kuat," kata Barton dalam ABC Australia.

    Abu Bakar Baasyir pekan lalu telah menyatakan dukungannya bagi ISIS. Kelompok garis keras Sunni itu mendeklarasikan dukungan terhadap ISIS awal Juli 2014, setelah merebut sejumlah wilayah di Irak dan Suriah dengan pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi. (Baca: ISIS Bersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.