Haji Bareng SDA, Irgan Mengaku Biayai Sendiri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali bersama calon ketum PPP Ahmad Yani (kiri) dan Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz (kanan). TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali bersama calon ketum PPP Ahmad Yani (kiri) dan Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz (kanan). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Irgan Chairul Mahfiz mengaku ikut serta dengan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) dalam rombongan haji 2012. Kendati bareng Suryadharma, Irgan menegaskan membiayai sendiri keberangkatan hajinya.

    "Kok gratisan? Kan saya sudah bayar," kata Irgan setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi untuk tersangka kasus korupsi dalam pelaksanaan haji, Suryadharma, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2014. (Baca: Skandal Haji, Lima Adik Suryadharma Dipanggil KPK)

    Dalam pemeriksaan sekitar 2,5 jam itu, Irgan menyerahkan aplikasi setoran Bank Mandiri untuk PT Al-Amin Universal kepada KPK. "Ada dua aplikasi saya serahkan untuk penbayaran biaya hajinya," ujarnya.

    Irgan juga telah menyerahkan bukti penerimaan untuk pembayaran tiket penerbangan ibadah haji ke KPK. Namun Irgan ogah menyebutkan nominalnya. "Tanya penyidik jumlahnya," tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan itu.

    Saat disinggung kepemilikan PT Al-Amin Universal, Irgan mengaku tidak tahu. "Saya enggak tahu siapa yang punya. Masak, saya ditanya siapa yang punya," kata Irgan, yang dulu berangkat haji bersama istrinya, Ardatun Na'im Soenjono.

    Suryadharma ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 22 Mei 2014. Suryadharma dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (Baca: Kasus Haji, KPK Periksa Menteri Agama 11 Jam)

    Suryadharma diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara karena dianggap menyalahgunakan kewenangannya sehingga merugikan keuangan negara. Komisi antirasuah masih menghitung kerugian negara dari dana penyelenggaraan ibadah haji periode 2012-2013 yang melebihi Rp 1 triliun. Dana itu merupakan gabungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta dana masyarakat.

    SINGGIH SOARES

    Topik terhangat:
    MH17 | Pemilu 2014 | Ramadan 2014 | Tragedi JIS | Hasil Pilpres 2014

    Berita terpopuler lainnya:|
    Calon Menteri Kabinet Jokowi-JK Mulai Beredar
    Hacker Cina Manipulasi Suara Golput di Pilpres? 
    Pemain Voli Ini Lebih Pantas Jadi Model


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.