Pertama dalam Sejarah, 2 Menteri Diperiksa KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helmy Faishal Zaini. TEMPO/Yosep Arkian

    Helmy Faishal Zaini. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi bakal memeriksa dua menteri aktif pada hari ini, Rabu, 16 Juli 2014. Komisi antirasuah memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik serta Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini. Politikus Partai Demokrat dan politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu bakal diperiksa terkait dengan dua kasus yang berbeda.

    "Menteri Jero dimintai keterangan terkait dengan penyelidikan, sedangkan Menteri Helmy diperiksa sebagai saksi terkait dengan penyidikan," kata juru bicara KPK, Johan Budi Sapto Pribowo, di kantornya, Rabu dinihari, 16 Juli 2014. (Baca di sini: 2 Menteri Diperiksa KPK Hari Ini)

    Ihwal pemeriksaan dua menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini dalam sehari disebut belum pernah terjadi di KPK. "Sepertinya baru kali ini," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

    Pemanggilan Menteri Jero Wacik terkait dengan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Energi. Saat ini KPK sedang mengusut pengadaan yang berkaitan dengan kegiatan di Kementerian Energi. Tak tanggung-tanggung, KPK mengusut pengadaan tahun anggaran 2011 hingga 2013.

    Terkait dengan penyelidikan baru tersebut, pada 3 Juli 2014, KPK memeriksa istri Jero, Triesnawati. Sebelumnya penyelidik KPK lebih dulu memeriksa anak Jero, Ayu Vibrasita, pada 11 Juni 2014. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga tak luput dari pemeriksaan. Dia diperiksa pada 25 Juni 2014.

    Sedangkan pemanggilan Menteri Helmy Faishal Zaini terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan tanggul laut di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut sudah menjerat Bupati Biak Numfor, Yesaya Sombuk, yang disangka menerima suap, dan Direktur PT Papua Indah Perkasa Teddy Renyut yang dikenai pasal memberi suap. Duit Teddy untuk Yesaya merupakan ijon proyek pembangunan tanggul laut untuk mencegah abrasi pantai di Biak Numfor pada rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2014 di Kementerian PDT. (Baca: Kasus Biak Numfor, KPK Segel Ruangan Menteri PDT)

    MUHAMAD RIZKI

    Terpopuler
    BI: Jangan Kaget dengan Uang NKRI
    Ahok Tetapkan Syarat Ini Waktu Sumbang Zakat
    Bandara Tripoli Digempur, 90 Persen Pesawat Hancur
    Berapa Keuntungan Adidas dari Piala Dunia 2014?
    Guru JIS Diduga Pakai Obat 'Magic Stone'
    Situs Jual-Beli Online di Israel Jual Roket Hamas
    Bocah 3 Tahun Hidup Lagi Saat Akan Dimakamkan
    Agnes Monica Unggah Foto Nonton Bola Bareng Daniel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.