Polisi Usut Intimidasi Terhadap Kader Demokrat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf (Noriyu). Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf (Noriyu). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan dari Partai Demokrat Nova Rianti Yusuf mengatakan kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara di area rumahnya sejak pukul 2 dini hari hingga sekarang.

    Kepolisian juga mengidentifikasi zat kimia apa yang terkandung dalam handuk basah yang dilempar di kap depan mobil Toyota Fortuner miliknya. Jika zat bersifat spesifik dan hanya bisa didapatkan di toko tertentu, kata dia, mudah polisi menelusuri.

    "Semoga dari situ polisi bisa mengetahui siapa yang membuat teror," kata Noriyu, sapaan Nova Rianti saat dihubungi Sabtu 28 Juni 2014. (Baca: Politikus Demokrat Diteror dengan Air Keras)

    Jumat malam 27 Juni 2014, mobil Noriyu dilempar dengan handuk yang mengadung asam sehingga kap mobilnya melepuh.

    Polisi juga meminta penjelasan dari satu persatu anggota keluarga di rumahnya, di Jalan Alam Segar, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia masih belum bisa memastikan apakah teror itu ditujukan kepada dirinya atau salah seorang anggota familinya.

    "Selain saya, keponakan dan kakak saya juga dimintai keterangan," kata Noriyu.

    Ia merasa heran lantaran pengamanan di kawasan perumahan tempat Noriyu tinggal begitu dekat dengan pos polisi. Petugas keamanan pun seringkali berkeliling mengawasi keadaan.

    "Semoga polisi lekas menemukan siapa pelakunya," kata dia berharap.

    MUHAMMAD MUHYIDDIN

    Berita Lain
    Polisi: Anak Tentara Bandung Dibunuh Pembantu 
    Ini Spesifikasi All New Honda Jazz
    Politikus Demokrat Diteror dengan Air Keras  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.