Klarifikasi Harta, Jokowi Dijamu Opor oleh KPK

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Joko Widodo memberikan keterangan saat mendatangi KPK, di Jakarta, Selasa (27/11). Dalam pertemuan ini Pemprov DKI Jakarta bersama KPK menentukan Zona Intergritas untuk menjadikan jakarta sebagai pilot project provinsi anti korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    Gubernur DKI Joko Widodo memberikan keterangan saat mendatangi KPK, di Jakarta, Selasa (27/11). Dalam pertemuan ini Pemprov DKI Jakarta bersama KPK menentukan Zona Intergritas untuk menjadikan jakarta sebagai pilot project provinsi anti korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi, mengatakan lembaganya memberi jamuan kepada calon presiden Joko Widodo berupa opor ayam. Opor ayam itu merupakan menu makan siang yang disiapkan oleh KPK ketika Jokowi melakukan klarifikasi harta kekayaannya dari pukul 09.00 hingga 12.30.

    "Pak Jokowi kita kasih makan opor ayam," kata Johan Budi, Kamis, 26 Juni 2014. Menurut Johan, Jokowi menikmati makanan yang diberi oleh KPK. "Beliau makannya lahap." (Baca: Pilih Jokowi, Ketua PAN Lumajang Tak Takut Dipecat)

    Kedatangan Jokowi ke KPK untuk memenuhi undangan klarifikasi harta kekayaan sebagai salah satu syarat maju mengikuti pemilihan presiden yang akan diselenggarakan 9 Juli 2014. (Baca: Jokowi Datangi KPK untuk Klarifikasi Kekayaan)

    Laporan harta kekayaan terkini merupakan permintaan KPK ke Komisi Pemilihan Umum. KPK meminta para capres-cawapres melaporkan harta kekayaannya sesuai dengan Pasal 5 huruf f dan Pasal 14 ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Pasal itu menyebutkan para calon harus melaporkan harta kekayaannya kepada instansi yang berwenang, yaitu KPK. (Baca: Pilpres, Anak Jokowi Kesulitan Hubungi Bapaknya)

    Sebelumnya harta kekayaan Jokowi sudah tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada 31 Maret 2012 ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Jakarta. Harta kekayaan Jokowi tercatat senilai Rp 27,25 miliar dan US$ 9.876. Nilai tersebut terdiri atas tanah dan bangunan dengan total Rp 23,77 miliar yang tersebar di Jawa Tengah dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Selain itu, ada harta bergerak berupa sejumlah mobil, logam mulia, batu mulia, surat berharga, dan giro.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Berita Terpopuler:
    Gitaris Queen Nyatakan Lagu Prabowo Tak Berizin
    Berseragam Nazi, Dhani Balik Kecam Pengkritik 
    Anggun Kecam Dhani karena Pakai Seragam Mirip Nazi 
    Glenn Fredly Kecewa Dhani Pakai Baju Mirip Nazi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.