Hari Ini, Ada Foto Risiko Merokok di Kemasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar peringatan bahaya rokok. (istimewa)

    Gambar peringatan bahaya rokok. (istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mulai mewajibkan perusahaan memasang gambar peringatan kesehatan di kemasan rokok. Terdapat lima varian gambar yang bisa dipilih untuk dipajang di setiap bungkus rokok.

    Aturan gambar peringatan bahaya merokok itu diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Produk Tembakau. Aturan itu menyebutkan gambar peringatan bahaya merokok harus dicantumkan di bagian atas kemasan sisi lebar bagian depan dan belakang. Gambar itu harus menutupi 40 persen permukaan. Tulisan "peringatan" juga harus dicantumkan dengan cetakan jelas dan mencolok.

    "Diberlakukan paling lambat 18 bulan terhitung sejak PP tersebut diundangkan," kata Kepala Pusat Promosi Kementerian Kesehatan Lily S. Sulistyawati di Hotel Parklane, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juni 2014. Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Produk Tembakau dikeluarkan 24 Desember 2012.

    Adapun gambar dengan tema bahaya merokok diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2013. Aturan itu memuat lima varian gambar yang bisa ditampilkan, yaitu risiko kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru-paru, bahaya merokok dekat anak, dan merokok membunuhmu.

    Kemarin Kemenkes telah mengundang perusahaan rokok untuk memantau kesiapan melaksanakan aturan ini. "Kami undang perusahaan rokok agar mereka betul-betul mentaati aturan yang sudah berlaku," kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti ketika dihubungi.

    Menurut Ali perusahaan rokok seharusnya tak punya alasan untuk menunda pelaksanaan aturan itu. Musababnya, kata dia, Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Produk Tembakau memberi kesempatan 1,5 tahun kepada perusahaan rokok untuk bersiap. Penggodokan aturan sendiri, ucapnya, berlangsung selama tiga tahun. (Baca: Gambar Peringatan Rokok Akan Diganti Tiap 2 Tahun)

    Untuk mengecek pelaksanaan aturan tersebut, kata dia, Kementerian berencana menginspeksi perusahaan dan pasar mulai besok. Badan Pengawas Obat dan Makanan juga akan melakukan hal yang sama. "Kami pun sudah memberitahukan ke kepala dinas kesehatan di daerah untuk memperhatikan," ujarnya. (Baca: Pelarangan Iklan Rokok Harus Diatur RUU Penyiaran)

    NUR ALFIYAH | MONIKA PUSPASARI

    Terpopuler
    Kejanggalan Pembunuhan di Rumah Tentara Bandung
    Harga Kopi Starbucks Naik Satu Dolar
    Rapor APBD DKI Merah, Ahok Bela Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.