Kiai Targetkan 80 Persen Suara Jokowi di Sidoarjo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Joko Widodo menggelar kampanye di Pasar Wage dan Pasar Manis Sokaraja, Banyumas, 13 Juni 2014. (Aris Andrianto/Tempo)

    Calon Presiden Joko Widodo menggelar kampanye di Pasar Wage dan Pasar Manis Sokaraja, Banyumas, 13 Juni 2014. (Aris Andrianto/Tempo)

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Ratusan kiai kampung se-Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berkumpul di Pondok Pesantren Al-Khozini, Buduran, pada Jumat, 13 Juni 2014, untuk mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

    Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Khozini Kiai Imam mengatakan para kiai Nahdlatul Ulama yang berkumpul bahkan sudah memasang target untuk memenangkan Jokowi-JK. "Kami targetkan 80 persen perolehannya di Sidoarjo," ujarnya dalam pidato di depan ratusan kiai kampung.

    Bagi Imam, pasangan Jokowi-JK memiliki nilai-nilai ahlussunnah waljama'ah (aswaja) yang jelas. "Karena kami NU aswaja, kami akan pilih tokoh NU aswaja."  (Baca: Kang Jalal Bantah Ulama Syiah Dunia Dukung Jokowi)

    Untuk mencapai target 80 persen itu, ujar Imam, Pesantren Al-Khozini akan mengeluarkan tausiyah dan ajakan secara tertulis. Dua kertas ini akan disebarkan kepada pengelola masjid dan musala serta warga Sidoarjo. Salah satu kiai pimpinan pondok pesantren tertua di Sidoarjo ini juga akan menggandakan dua kertas tadi menjadi satu juta lembar. "Kalau Bendahara DPC PKB Sidoarjo tak siap menggandakan, saya sendiri yang akan menggandakannya," tuturnya.

    Menurut Imam, tausiyah berisi penjelasan bahwa yang pantas dipilih hanya Jokowi-JK karena sesama aswaja akan diteken sekitar 17 kiai sepuh di Sidoarjo. Sedangkan surat ajakannya berisi penjelasan bahwa rakyat dan para kiai sudah rindu kepada pemimpin atau presiden yang sangat prorakyat dan selalu mendengarkan keluh-kesah rakyat. Bagi Imam, sosok Jokowi-JK dianggap paling prorakyat sehingga layak dipilih. (Baca: Curhat Ibu Jokowi Saat Anaknya Diserang Isu SARA)

    Pengasuh Al-Khozini, Kyai Abdul Salam Mujib, menyatakan pondoknya sudah bulat mendukung pasangan Jokowi-JK. "Akhlaknya benar-benar ahlussunnah wal jama'ah," katanya dalam pidato. Bahkan Kiai Abdul Salam mengatakan kiai di kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bukan berpaham aswaja.

    MOHAMMAD SYARRAFAH

    Berita Terpopuler:
    Sekab: JK Minta Rumah di Brawijaya ke SBY

    JK Minta Rumah, Sudi Silalahi Tak Tahu Batas Harga 

    Sukacita Neymar Bikin Gol di Debut Piala Dunia 

    Ini Situs Tak Layak yang Sering Dikunjungi Anak 

    Chelsea Resmi Boyong Fabregas 

    Pelatih Kroasia: Wasit Memalukan!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.