Polisi: Pemerkosaan Mahasiswa Malaysia Rekayasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan dipakaikan ikat kepala pada

    Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan dipakaikan ikat kepala pada "Rebo Nyunda" saat menjadi pemateri diskusi bertema Teror Geng Motor "Hantu" Bagi Warga Bandung di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Jawa Barat. (19/2). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan kasus dugaan perampokan dan pemerkosaan yang diadukan JK, mahasiswi Universitas Padjadjaran asal Malaysia, kemungkinan cuma rekayasa dan keterangan palsu pelapor. Kemungkinan itu dia dasarkan atas hasil penyelidikan lokasi kejadian, barang bukti, dan hasil visum korban.

    Iriawan menjelaskan, dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, menurut pengakuan korban, peristiwa terjadi di sekitar gerai ATM kawasan gerbang kampus Unpad di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kepada polisi, Jasveen mengaku diculik dengan cara ditarik paksa ke dalam mobil pelaku di dekat gerai ATM sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat, 16 Mei 2014.

    "Dari hasil penyelidikan penyidik gabungan Polda, Polres Sumedang, dan Polres Cimahi, ternyata tidak ada seorang pun saksi melihat korban diculik seperti itu pada pukul 20.00," ujarnya saat acara jumpa pers di sebuah restoran di Kota Bandung, Senin, 9 Juni 2014. Penyelidikan di lokasi kejadian dilakukan tiga hari penuh.

    "Kalau terjadi pukul 20.00, di lokasi kejadian itu masih ramai (orang). Masak, tidak ada saksi yang lihat korban diculik," kata Iriawan. Selain itu, Jasveen mengaku diculik pukul 20.00 dan tidak mengingat kejadian di dalam mobil penculik. "Tapi, setelah diselidiki, ternyata pukul 23.00 itu dia (JK) menelepon pacarnya yang sedang di Medan, mesra-mesraan. Masak, sedang diculik masih bisa teleponan dengan pacar."

    Kasus Jasveen heboh diberitakan media selang sekitar tiga hari setelah kejadian atau penemuan Jasveen oleh suami-istri penjaja kopi panas dan makanan di terminal parkir Grafika, Cikole, Bandung. Pasangan Tata Sumitra-Tuminah menemukan Jasveen tertatih-tatih berjalan sambil memegang pantat bus yang tengah parkir sekitar pukul 03.00. Meski tampak berurai air mata, acak-acakan, dan dekil, Jasveen masih berpakaian lengkap.

    ERICK P. HARDI

    Berita lain:
    Warga Heboh Saksikan Meteor di Langit Jabodetabek
    Lukisan Buaya Djoko Pekik Dibanderol Rp 6 Miliar
    Nurul: Keaslian Dokumen Pemecatan Prabowo Diragukan
    Mahasiswa Unibraw Ciptakan Pengawet Alami Ikan Asin
    NASA Benarkan Asteroid Melintasi Bumi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.