Anggito Abimanyu Mundur dari Jabatan Dirjen Haji  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Anggito Abimanyu saat dilantik menjadi Dirjen Haji dan Umroh Kemenag di kantor Kemenag jakarta, (26/6). Anggito Abimanyu diangkat menjadi dirjen haji dan umroh menggantikan pejabat sebelumnya Slamet Riyanto. ANTARA/Humas Kemenag

    Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Anggito Abimanyu saat dilantik menjadi Dirjen Haji dan Umroh Kemenag di kantor Kemenag jakarta, (26/6). Anggito Abimanyu diangkat menjadi dirjen haji dan umroh menggantikan pejabat sebelumnya Slamet Riyanto. ANTARA/Humas Kemenag

    TEMPO.COCianjur - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, mengundurkan diri dari jabatannya. Menteri Agama ad interim, Agung Laksono, mengatakan Anggito telah mengajukan surat pengunduran diri ke Sekretaris Jenderal Kementerian Agama hari ini sekitar pukul 11.00 WIB.

    "Beliau (Anggito) meminta persetujuan pengunduran diri karena kemungkinan, seperti yang diberitakan berbagai media, dia akan menghadapi masalah hukum," kata Agung, seusai melaporkan situasi Kementerian Agama ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat, 30 Mei 2014. (Baca: Kasus Haji, KPK Pegang Bukti Penting Peran Anggito)

    Menurut Agung, Anggito beralasan ingin serius dan fokus menghadapi masalah hukum yang kemungkinan menjeratnya. Agung mengatakan permintaan pengunduran diri Anggito sudah dia sampaikan ke SBY. SBY pun menerima pengunduran diri ini. "Beliau katakan, 'Ya sudah, terima saja'," ucapnya.

    Dikatakan Agung, SBY menerima pengunduran diri ini lantaran berkeinginan agar pejabat negara bisa fokus dan bekerja sama dengan penegak hukum jika terlibat masalah. (Baca: Istri Anggito Abimanyu Ikut Haji Gratis?)

    Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Adnan Pandu Praja mengatakan Anggito Abimanyu jelas turut salah dalam pelaksanaan haji 2012-2013. Menurut Adnan, tinggal tunggu waktu untuk menetapkan Anggito sebagai tersangka, menyusul bekas Menteri Agama Suryadharma Ali, yang sudah terlebih dahulu ditetapkan tersangka.

    "Ya, jelas bersalah. Jadi ada kloter ke sana (Arab), ada kloter ke tahanan. Tunggu saja tanggal mainnya," kata Adnan di kantornya, Rabu, 28 Mei 2014. (Baca: KPK: Dirjen Haji Jelas Salah)

    Adnan mengatakan kasus korupsi biasanya menjerat orang dari pejabat bawah ke pejabat di atasnya. Tapi dalam kasus haji terjadi sebaliknya, dari jabatan paling tinggi ke bawahnya. "Tinggal ditunggu karena yang pasti SDA tak sendirian," ujarnya.

    PRIHANDOKO

    Topik terhangat:
    Jokowi-Kalla | Prabowo-Hatta | Suryadharma Ali | Tragedi JIS


    Berita terpopuler:
    Didit Hediprasetyo, Putra Prabowo yang Mendunia
    Kivlan Zein Ancam Adukan Komnas HAM ke Ombudsman
    Scout Willis Topless di Jalanan New York


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.