Pengakuan Staf Khusus Suryadharma Soal Haji Gratis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim mengabadikan dirinya saat berada di depan Ka'bah dalam menjalankan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi, (13/10). Ibadah Haji ramai dilakukan oleh Muslim di dunia pada 8-12 Zulhijah. (AP Photo/Amr Nabil)

    Umat Muslim mengabadikan dirinya saat berada di depan Ka'bah dalam menjalankan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi, (13/10). Ibadah Haji ramai dilakukan oleh Muslim di dunia pada 8-12 Zulhijah. (AP Photo/Amr Nabil)

    TEMPO.CO , Jakarta-Ermalena Muslim Hasbullah, Staf Khusus Menteri Agama Suryadharma Ali membenarkan bahwa ia pergi ke tanah suci pada tahun 2012. Tapi ia membantah ikut serta dalam rombongan, ia mengaku bertugas di daerah kerja Mekkah untuk kementerian. “Iya kenapa? Kalau saya berangkat sendiri sebagai petugas. Enggak sama rombongan,” kata Ermalena saat dihubungi Tempo, Sabtu, 24 Mei 2014.

    Sebagai staf khusus, ia mengaku tak mendampingi Suryadharma karena bertugas di daerah kerja (Daker) Mekkah. “Saya lebih banyak di Daker, “ katanya.

    Bahkan ia tak berangkat berbarengan dengan menteri agama yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam urusan haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi itu. “Saya berangkat beda seminggu atau 10 hari dengan mereka,” kata dia.


    Ermalena menambahkan, ia berangkat atas biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, setelah mendapat surat kuasa dari direktur jenderal saat itu. “Saya bertugas sesuai dengan SK yang dikeluarkan dirjen. Dirjennya antara Pak Anggito dan Pak Slamet,” kata Ermalena.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mengatakan sejumlah keluarga Menteri Agama Suryadharma Ali dan anggota Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat diduga naik haji secara gratis. Caranya, dengan masuk ke rombongan Menteri atau disertakan sebagai penyelenggara ibadah haji.

    Jumlah anggota rombongan Menteri yang ke Tanah Suci secara cuma-cuma cukup banyak, meskipun kurang dari 100 orang. Setidaknya ada 35 orang nama dalam rombongan tersebut. Selain petugas dari Kementerian, Suryadharma disinyalir mengajak kerabatnya. Mulai dari istri, menantu, sampai adik-adiknya. Hal ini lah yang dipermasalahkan oleh KPK. “Yang jadi masalah, hak kuota dipakai bukan oleh calon jemaah haji, “ kata Busyro di kantornya, Jumat, 23 Mei 2014. (Baca : Kader PPP Bantah Suryadharma Bagikan Haji Gratis).


    FEBRIANA FIRDAUS


    Terpopuler





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.