DPR Sebut Jatah Haji dari Menteri Sudah Biasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama dan juga Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menjawab pertanyaan wartawan sebelum melakukan pertemuan dengan Ketua Umum MUI Din Syamsudin di Gedung MUI, Jakarta, (21/4). TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Agama dan juga Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menjawab pertanyaan wartawan sebelum melakukan pertemuan dengan Ketua Umum MUI Din Syamsudin di Gedung MUI, Jakarta, (21/4). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat Ali Machsan Moesa mengaku tak kaget bila Menteri Agama membawa rombongan untuk beribadah haji. Menurut dia, setiap tahun memang ada jatah haji untuk orang-orang yang dianggap berjasa untuk agama.

    "Menteri sejak dulu memang ada semacam kebijakan, mengajukan beberapa kiai dan yang berjasa agama untuk beribadah haji," katanya ketika dihubungi, Jumat, 23 Mei 2014. Ali menuturkan jatah tersebut tak pernah menjadi persoalan.

    Namun, sekarang Komisi Pemberantasan Korupsi menganggap jatah tersebut menyalahi wewenang karena menggunakan dana haji masyarakat maupun uang negara. "Itu proyeknya menteri," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini.

    Mengenai sejumlah anggota Komisi Agama dalam rombongan Menteri Agama Suryadharma Ali, Ali mengaku tidak tahu. "Itu saya tidak tahu, KPK yang paling tahu," ujarnya. DPR, kata dia, seharusnya mempunyai anggaran tersendiri untuk mengawasi pelaksanaan haji dan rombongannya secara terpisah. (Baca: Anggito: Pejabat Kementerian Agama Siap Diperiksa)

    KPK telah menetapkan Suryadharma sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 dengan total anggaran Rp 1 triliun. Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu disangka menyalahgunakan wewenang dan diduga memperkaya diri atau orang lain atau korporasi.

    Dalam surat perintah penyidikan yang dikeluarkan KPK kemarin, tercantum kata "dan kawan-kawan". Menurut Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, "dan kawan-kawan" itu merujuk pada keluarga Menteri Suryadharma dan anggota Komisi Agama DPR serta panitia penyelenggara haji yang masuk dalam kuota. (Baca: Tersangka Haji, Suryadharma: Kita Lihat Saja Nanti

    LINDA TRIANITA
    Berita Terpopuler:

    Jadi Menteri Agama, Kekayaan Suryadharma Melonjak

    Jessica Hamil, Melaney Ricardo Ucapkan Selamat

    Harta Pristono Rp 26 Miliar Berasal dari Mertua

    Sokong Kampanye Prabowo, Ini Kekayaan Hary Tanoe

    Priyo: Jangan Ganggu Hubungan Saya dengan JK

    Olga Dikabarkan Kritis, Billy Hari ini Pulang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?