Suryadharma Tersangka, KPK Bantah Terkait Politik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama dan juga Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menjawab pertanyaan wartawan sebelum melakukan pertemuan dengan Ketua Umum MUI Din Syamsudin di Gedung MUI, Jakarta, (21/4). TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Agama dan juga Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menjawab pertanyaan wartawan sebelum melakukan pertemuan dengan Ketua Umum MUI Din Syamsudin di Gedung MUI, Jakarta, (21/4). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. Juru bicara KPK, Johan Budi, membantah penetapan ini berhubungan dengan politik.

    "Tak ada unsur apa pun selain penegakan hukum," katanya saat menggelar jumpa pers di kantornya, Kamis, 22 Mei 2014. (Baca: Suryadharma Ali Dicegah ke Luar Negeri)

    Johan mengatakan KPK hanya menyampaikan apa saja yang sudah diproses dalam penanganan kasus tersebut. Kalaupun ada yang menariknya ke ranah politik, kata dia, itu bukan urusan lembaganya. "Kalau ada orang yang menarik ini ke politik, itu urusan orang tersebut. KPK tak bermain politik," ujarnya.

    Suryadharma pernah menjalani pemeriksaan penyelidik KPK selama hampir sebelas jam pada Selasa, 6 Mei lalu. Ia mengaku dicecar pertanyaan oleh petugas KPK soal pengadaan katering dan perumahan di Arab Saudi. Ia juga ditanya perihal dugaan anggota Komisi Agama Dewan Perwakilan Rakyat yang ikut "bermain" dalam pengadaan tersebut.

    Menurut Johan, Suryadharma melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 ayat 1. Suryadharma dianggap menyalahgunakan kewenangannya sehingga merugikan keuangan negara. "Kerugiannya sedang dihitung," katanya. (Baca: KPK Incar Suryadharma Ali Sejak Januari Lalu)

    NUR ALFIYAH

    Berita Terpopuler
    Dilaporkan ke Polisi, Ahok Tantang Balik Udar 

    Malaysia Hentikan Pembangunan Mercusuar di Tanjung Datu 

    Tekan Inflasi Jakarta, Jokowi Dipuji Mendagri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H