Bukan Kader NU, PPP Tolak Hatta Rajasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menakertrans Muhaimin Iskandar (kedua kiri), Menkominfo Tifatul Sembiring (tengah) dan Menag Suryadharma Ali (kedua kanan) mengangkat tangan mereka disaksikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kanan) dan Menko Kesra Agung Laksono (kiri) sebelum rapat kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (17/4). ANTARA/Andika Wahyu

    Menakertrans Muhaimin Iskandar (kedua kiri), Menkominfo Tifatul Sembiring (tengah) dan Menag Suryadharma Ali (kedua kanan) mengangkat tangan mereka disaksikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kanan) dan Menko Kesra Agung Laksono (kiri) sebelum rapat kabinet di Kantor Presiden, Jakarta (17/4). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana menduetkan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa tak berjalan mulus. Hingga hari ini, Hatta masih ditolak oleh mitra koalisi Gerindra lainnya, seperti Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Keadilan Sejahtera.

    Ketua Harian Majelis Syariah PPP Nur Iskandar mengaku kaget nama Hatta muncul sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo di tengah jalan. Rencana itu, kata dia, belum ada saat PPP menyatakan niat berkoalisi dengan Gerindra. Menurut Nur, pengurus PPP menjatuhkan pilihan ke Prabowo lantaran ada kabar bahwa Ketua Dewan Pembina Gerindra bakal menggaet kader partainya sebagai cawapres. (Baca: Gerindra Ajak PPP Godok Nama Cawapres)

    Dalam majalah Tempo edisi pekan ini, Nur mengatakan Hatta berat untuk diusung karena bukan warga Nahdlatul Ulama. "Tak akan laku dijual," ujar Nur, seperti dikutip majalah Tempo edisi 19 Mei 2014.

    Ketua DPP PPP Ahmad Dimyati Natakusumah mengatakan penolakan terhadap mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu bukan hanya karena dia adalah warga Muhammadiyah. Dimyati mengatakan duet Prabowo-Hatta semestinya dibicarakan dulu dengan partai koalisi pendukung. "Kami tak mau dicocok hidung," ujar Dimyati. Seharusnya, kata Dimyati, Prabowo mengajak PPP dan PKS berbicara secara terbuka. (Baca: PPP Ngotot Ingin Suryadharma Ali Cawapres Prabowo)

    Ihwal rencana pencalonan Hatta ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon. Meski belum diputuskan, Fadli mengatakan kans Hatta mendampingi Prabowo kian besar. "Belum final, tapi Hatta kandidat terkuat," tutur Fadli. (Baca:Gerindra: PPP dan PKS Tak Persoalkan Hatta Rajasa)

    IRA GUSLINA | ANTON SEPTIAN | AMRI MAHBUB | PRIHANDOKO

    Terpopuler:
    Aburizal-Pramono Edhie Tunda Kemenangan Jokowi 
    Anggun Tampil di WMA 2014, Fan Agnez Mo Meradang 
    Remaja Jakarta Perbesar Dada dengan Fat Transfer
    Poros Ketiga Gagal, Demokrat Merapat ke Gerindra



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.