Jalur Pantura Dibeton, Macet 4 Kilometer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja menyelesaikan perbaikan jalan ambles di jalan Pantura kawasan Ciasem, Subang, Jawa Barat (20/2).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah pekerja menyelesaikan perbaikan jalan ambles di jalan Pantura kawasan Ciasem, Subang, Jawa Barat (20/2). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Tegal --  Pekerjaan betonisasi Jalur Pantai Utara (Pantura) di ruas Kaligangsa, wilayah Kecamatan Margadana, Kota Tegal, berdampak pada kemacetan arus lalu lintas pada Ahad siang, 18 Mei 2014. Panjangnya antrian kendaraan di lajur selatan (arah Semarang-Jakarta) dan di lajur utara (arah Jakarta-Semarang) mencapai empat kilometer.

    Di lajur selatan, kemacetan mulai dari depan Rita Mall Jalan Kolonel Sugiono, Sugiono, Kecamatan Tegal Barat, sampai Jembatan Kaligangsa, gerbang masuk Kabupaten Brebes. Di lajur utara, kemacetan mulai dari depan Pengadilan Negeri Brebes, Jalan Ahmad Yani, sampai jembatan Kaligangsa. Kecepatan rata-rata tiap kendaraan hanya 10 kilometer per jam.

    Di ruas selatan, sebagian kendaraan seperti truk, bus, dan mobil pribadi, bahkan sampai mematikan mesinnya. Sejumlah sopir dan kernet truk pun memilih turun, berteduh di bawah pohon atau di emperan toko tepi jalan. "Sudah hampir satu jam terjebak macet," kata Mahmud, 27 tahun, sopir truk asal Mojokerto, Jawa Timur.

    Sopir truk bermuatan pakan ternak itu mengatakan, sudah menjadi tradisi jika Jalur Pantura mengalami kemacetan panjang tiap menjelang Idul Fitri. "Kalau perbaikan jalan segera dilakukan tanpa harus menunggu sampai rusak parah, kemacetannya tidak akan sepanjang ini," kata Mahmud.

    Dari pantauan Tempo, kemacetan terjadi karena pengalihan arus kendaraan dari barat atau lajur utara ke lajur selatan. Pengalihan arus mulai dari Jembatan Kaligangsa sampai depan SD Negeri Kaligangsa 1 (sepanjang 500 meter). Pengalihan arus dilakukan karena satu ruas Jalan Cipto Mangunkusumo di lajur utara sedang dibeton. Panjang betonisasi itu sekitar 350 meter.

    Walhasil, kendaraan dari timur harus dihentikan sementara untuk memberi kesempatan bagi kendaraan dari barat. "Lamanya buka tutup arus untuk contraflow ini tergantung dari panjangnya antrian kendaraan. Rata-rata sekitar 25 menit," kata anggota Kesatuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Tegal Kota, Ajun Inspektur Dua Guntoro. (Baca juga: Hindari Jalan Rusak di Depok Ini)

    DINDA LEO LISTY



    Berita Lainnya:
    Hindari Jalan Rusak di Depok Ini
    Apartemen 23 Lantai Roboh, Kim Jong-un Minta Maaf
    Filipina Tangkap Pakar Bom Militan Abu Sayyaf
    Menikmati Pertemuan Anggur dan Keju


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.