Kode Cawapres Jokowi Berinisial J atau A

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta (13/5). Pertemuan tersebut dilakukan Jokowi dalam rangka mengajukan cuti sebagai Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta (13/5). Pertemuan tersebut dilakukan Jokowi dalam rangka mengajukan cuti sebagai Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo alias, memberi kode tentang siapa yang akan menjadi calon wakilnya dalam pemilihan umum presiden 9 Juli mendatang.

    Meski tidak menyebutnya, dia menunjukkan dengan membentuk inisial huruf dengan jarinya, yakni J dan A. "Kan sudah saya bilang, yang ini (J) dan ini (A)," katanya di Subang, Jawa Barat, Ahad, 18 Mei 2014.

    Kode itu sekaligus menepis wacana bahwa Puan Maharani adalah calon kuat, seperti yang santer dikabarkan sejak pertengahan pekan ini. Wacana ini lantas memunculkan penolakan, termasuk dari internal PDIP. (Baca: Pro-Jokowi: Isu Puan Cawapres Adu Domba Politik)

    Isyarat Jokowi itu memunculkan spekulasi bahwa J dan A adalah mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad. Dua tokoh asal Sulawesi Selatan itu memang masuk dalam daftar calon pendamping Jokowi, selain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md., Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman, dan mantan KSAD Ryamizard Ryacudu.

    Menurut Jokowi, tidak ada perubahan kandidat cawapres dalam sepekan ini. Calon yang dipertimbangkan tinggal dua orang. Jokowi pun mengatakan pendampingnya harus sesuai dengan keinginan masyarakat, termasuk dalam elektabilitas. Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan tokoh itu bisa saja tokoh senior atau tokoh muda.

    Bahkan ia mengaku sudah mengantongi nama calon yang akan dideklarasikan dalam waktu dekat. Pengumuman calon wakil presiden, kata dia, paling lambat dilakukan pada Senin, 19 Mei 2014. "Menunggu momentum yang tepat. Tunggu saja." (Baca: Kepastian Pendamping Jokowi Abaikan Rapat Golkar)

    ANANDA TERESIA

    Berita Terpopuler :
    Demokrat Ingin Ical Jadi King Maker, Bukan Capres 
    Aburizal-Pramono Edhie Tunda Kemenangan Jokowi 
    Pendamping Jokowi Baru Akan Dideklarasikan Senin 
    Tantri Kotak: Husein Masuk Grand Final Itu Kejutan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H