Pemerintah Janji Bangun Tempat Ibadah di Borobudur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan  sedang beristirahat di kawasan wisata Candi Borobudur,Magelang,Jawa Tengah,Jumat (9/8). Lebaran hari kedua jumlah wisatawan yang berlibur ke  candi Borodudur meningkat hingga 5 kali lipat.TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Sejumlah wisatawan sedang beristirahat di kawasan wisata Candi Borobudur,Magelang,Jawa Tengah,Jumat (9/8). Lebaran hari kedua jumlah wisatawan yang berlibur ke candi Borodudur meningkat hingga 5 kali lipat.TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Magelang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan akan mewujudkan keinginan umat Buddha membangun tempat ibadah di area Candi Borobudur.

    "Akan kami bantu sepenuhnya," katanya dalam sambutan pada perayaan Tri Suci Waisak di halaman Candi Borobudur, Magelang, Rabu malam, 14 Mei 2014. (Baca: Waisak, Ada Ribuan Lampion di Candi Borobudur)

    Ribuan umat Buddha, baik dari dalam maupun luar negeri, merayakan hari raya Waisak di Candi Borobudur. Puncak peringatan yang berlangsung di Taman Lumbini itu dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono dan sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya Menteri Agama Suryadharma Ali dan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti.

    Di depan mereka, Ganjar mengatakan, keinginan mendirikan tempat ibadah itu tak hanya merupakan aspirasi umat Buddha di sekitar kawasan Candi Borobudur. Namun juga di seluruh Indonesia. Dengan adanya tempat ibadah di kompleks candi, kawasan itu akan menjadi kian lengkap. Yakni sebagai tempat wisata, sejarah dan ilmu pengetahuan, serta religius.

    Ia mengatakan menunggu kedatangan pihak terkait kepadanya untuk mendiskusikan rencana pendirian tempat ibadah di Candi Borobudur itu. Dengan pembicaraan dan diskusi yang intens, ia berharap rencana itu bisa segera terlaksana. "Semoga tahun ini juga bisa segera diwujudkan," katanya.

    Adapun Menteri Agama Suryadharma Ali menyetujui rencana itu. Kawasan Borobudur, ia mengatakan, memiliki banyak nilai. Dari aspek keagamaan, sejarah dan kepurbakalaan, hingga wisata. Ia berharap kawasan ini tak hanya menjadi lokasi seremonial peringatan hari raya umat Buddha. Namun juga ada tempat ibadah di dalamnya. "Ini kami setuju," katanya seusai peringatan Waisak kepada wartawan. (Baca juga: Para Calon Biksu Cuci Patung Buddha Jelang Waisak)


    ANANG ZAKARIA

    Berita Terpopuler
    Sutan Bhatoegana Jadi Tersangka KPK
    SBY Tak Mau Jadi Saksi, Anas: Ngeri, Kan
    Jokowi Jadi Presiden, Ahok: Kami Kepung Monas  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.