Sabtu, 24 Februari 2018

MUI Umumkan BreadTalk dan Hoka Hoka Bento Subhat

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 8 Maret 2005 16:53 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan sejumlah produk yang bertebaran di Indonesia belum mendapat sertifikat halal, diantaranya adalah produk BreadTalk, Hoka Hoka Bento, dan Bir Bintang 0 persen alkohol. BreadTalk dan Hoka Hoka Bento dinyatakan syubhat (meragukan) dan Bir Bintang 0 persen alkohol dinyatakan haram, ujar Sekretaris Umum MUI, Dien Syamsudin, saat jumpa pers tentang produk-produk halal di Indonesia di kantor MUI, Jakarta, Selasa (8/3). BreadTalk dan Hoka Hoka Bento dinyatakan syubhat karena pihak mereka tidak sanggup memberikan data-data yang dibutuhkan dalam kepentingan sertifikasi halal. Breadtalk sendiri, kata Dien, telah mengajukan sertifikasi halal ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM-MUI), tetapi pengujiannya terhenti karena kurangnya data tersebut. Sehingga masih dipertanyakan kehalalannya, lanjut Dien. Untuk produk Bir Bintang 0 persen alkohol, MUI jelas menyatakan haram karena MUI melihat adanya kesan penipuan etik dengan penciptaan opini seolah-olah produk tersebut tidak haram. Malah setelah diteliti, masih ada kandungan alkoholnya, ujar Zein Nasution, peneliti di LPPOM. Sementara menurut Ketua LPPOM MUI, Aisjah Kirindra, produk Bir Bintang 0 persen alkohol dinyatakan haram karena masih menggunakan kata 'bir' pada nama produk. Dari penelitian produk ini juga menggunakan flavor (rasa) yang mengandung khamar, kata Aisjah. Untuk Hoka Hoka Bento, menurut Zein, kemungkinan ada bahan arak merah yang digunakan. Selain mengumumkan tiga produsen makanan dan minuman tersebut, MUI juga mengumumkan tujuh franchise yang sudah memperoleh sertifikat halal. Mereka adalah Mc Donald, Dunkin Donut's, Kentucky Fried Chicken, Texas Fried Chicken, Wendy's, Pizza Hut, dan Paparon's Pizza. ami afriatni

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.