Jokowi Diusir Mahasiswa ITB dari Kampus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo (tengah) saat berkunjung ke

    Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo (tengah) saat berkunjung ke "Rumah Jokowi" di Pancoran, Jakarta, Jumat (11/4). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Bandung - Sekitar seratus mahasiswa Institut Teknologi Bandung melakukan aksi penolakan terhadap calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi, di gerbang kampus mereka. Kedatangan Gubernur DKI Jakarta itu disambut demonstrasi mahasiswa ITB sekitar pukul 13.00 WIB.  

    Mahasiswa dari berbagai jurusan itu berkumpul di depan gerbang kampus, berorasi dan membentangkan spanduk penolakan Jokowi ke ITB. "Kampus netral harga mati, pulang, pulang," teriak mahasiswa berulang-ulang sambil menghadang laju mobil rombongan Jokowi. (Baca: Jika Kalla Wapres Jokowi, Warga NU Dukung Prabowo)

    Mobil rombongan Jokowi sempat dihadang mahasiswa. Jokowi pun tak muncul di kampus itu. Namun aksi di tengah hari yang terik itu memaksa petugas keamanan bertindak. Mereka mendorong massa yang menghadang. Sebuah mobil berpelat nomor B-1686-RFR sempat berhenti lima menit.

    Sejumlah kendaraan sedan yang mengekor di belakang mobil yang diperkirakan ditumpangi oleh Jokowi itu juga ikut berputar arah. "Enggak tahu ke mana perginya," kata Direktur Lembaga Kemahasiswaan ITB Brian Yuliarto kepada Tempo. (Baca: Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat)

    Mahasiswa menilai kedatangan Jokowi ke ITB berbau politis. Sebab, kedatangannya itu menjelang pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Rencananya, hari ini Jokowi sebagai Gubenur DKI Jakarta akan menandatangani nota kerja sama dengan ITB. Ia juga dijadwalkan memberi kuliah umum di Aula Timur ITB mulai pukul 13.00 WIB.

    Fauzan Yudo, mahasiswa ITB, mengatakan mereka mempertanyakan alasan Jokowi baru hadir ke kampusnya saat ini untuk menandatangani kerja sama. "Janggal, karena kerja sama itu sejak September 2013 diagendakan, tapi kenapa baru sekarang dia mengiyakan?" ujarnya. (Baca pula: DPD Persilakan Mega dan Jokowi Cari Calon Wapres)

    Hingga Kamis siang, 17 April 2014, Tempo masih berusaha meminta konfirmasi dari Jokowi soal pengusirannya dari kampus ITB. 



    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.