Menang, Partai Aceh Raup 29 Persen Suara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iring-iringan kendaraan partai politik mengikuti karnaval kampanye damai keliling kota di Banda Aceh (15/3). Karnaval pemilu damai keliling kota partai politik itu mengawali kampanye terbuka di Aceh yang berlangsung hingga 5 April.ANTARA/Ampelsa

    Iring-iringan kendaraan partai politik mengikuti karnaval kampanye damai keliling kota di Banda Aceh (15/3). Karnaval pemilu damai keliling kota partai politik itu mengawali kampanye terbuka di Aceh yang berlangsung hingga 5 April.ANTARA/Ampelsa

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Penghitungan sementara oleh Desk Pemilu di Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Aceh menempatkan Partai Aceh sebagai pemenang pemilu legislatif Aceh 2014. Partai Aceh memperoleh dukungan suara 29,17 persen.

    Ketua Pemenangan Partai Aceh Kamaruddin alias Abu Razak mengatakan masyarakat Aceh telah memilih secara demokratis dan memberikan dukungan untuk partai tersebut. Karena itu, Partai Aceh mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Aceh. “Kami masih dipercaya,” kata mantan kombatan itu kepada Tempo, Kamis, 10 April 2014.

    Menurut Abu Razak, penghitungan cepat yang dilakukan oleh partainya juga tak jauh berbeda dengan hasil sementara dari Desk Pemilu Aceh. Namun hasil hitung cepat yang dilakukan Partai Aceh belum dapat diumumkan sampai pukul 18.00 WIB karena belum semua data hasil pemilu masuk.

    Adapun Partai Nasional Aceh (PNA) yang juga mempunyai basis mantan kombatan, menurut hasil penghitungan sementara Desk Pemilu Aceh, hanya menduduki urutan kelima dengan perolehan suara 6,8 persen.

    Ketua Pemenangan PNA Munawar Liza mengatakan partainya menerima apa pun hasil Pemilu 2014 di Aceh. Namun, menurut Munawar, rendahnya perolehan suara PNA disebabkan sejumlah kecurangan.

    Berbagai kecurangan itu, kata Munawar, antara lain ditemukannya surat suara yang telah tercoblos di Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie. Ada pula aksi intimidasi terhadap para saksi PNA di lapangan, serta penyelenggara pemilu di desa-desa yang ikut mendukung partai penguasa.

    Meski demikian, Munawar tetap mengapresiasi warga yang memilih PNA. “Partai kami baru dan belum berpengalaman. Masih panjang waktu ke depan bagi kami untuk menjadi pemenang. Untuk pemilu kali ini, ekspektasi kami memang tidak terlalu tinggi,” ujar Munawar.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.