Menteri Purnomo: MH370 Tak Lewati Udara Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Angkatan Laut Australia di HMAS Succes memperhatikan permukaan Samudra Hindia bagian selatan, pada saat mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 (25/4). REUTERS/Australian Defence Force/Handout via Reuters

    Anggota Angkatan Laut Australia di HMAS Succes memperhatikan permukaan Samudra Hindia bagian selatan, pada saat mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 (25/4). REUTERS/Australian Defence Force/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro memastikan pesawat Malaysia Airlines MH-370 yang hilang hingga kini tidak melewati wilayah udara Indonesia sebelum hilang kontak. "Kalau lewat, pasti terdeteksi radar primer kita," kata Purnomo kepada Tempo di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 April 2014.

    Menurut Punrnomo, semua komando sektor yang mengelola seluruh radar primer yang ada di wilayah sebelah barat Indonesia tidak mendeteksi keberadaan pesawat MH-370, yang nahas itu. "Di dalam primary radar kita itu clear tidak ada," ujar dia. (Baca: 4 Spekulasi Jejak MH370 Tak Terpantau Radar TNI).  

    Pernyataan Purnomo itu meresons pernyataan sumber pemerintahan Malaysia yang mengatakan bahwa sebelum jatuh, MH370 sempat mengitari wilayah udara Indonesia. Kepada CNN Malaysia, Ahad, 6 April 2014, sumber ini menyebut pesawat mungkin mengambil rute panjang, melewati Indonesia. Rute ini dirancang menghindari deteksi radar. (Baca: Pencarian Kotak Hitam MH370 Dikejar Waktu).

    Setelah para peneliti menyatukan hasil penyelidikan mereka, disimpulkan pesawat yang membawa 239 penumpang dan awak kabin itu terbang melengkung di utara Indonesia sebelum akhirnya berbelok ke selatan menuju Samudra Hindia. Siapa pun yang menerbangkan pesawat, ia berusaha menghindari deteksi radar. (Baca: Sinyal Kotak Hitam di Samudra Hindia Mirip MH370).

    Namun, justru Purnomo balik menyatakan, bahwa pesawat itu menempuh rute utara Malaysia kemudian bergeser ke arah Laut Andaman hingga Samudera Hindia. "Itu sudah kami konfirmasikan ke Menteri Pertahanan Malaysia." (Baca pula di: Pilot AS Desak Maskapai Pakai Teknologi Satelit).  

    PRIHANDOKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.