Jokowi: Tak Dikawal pun Saya Merasa Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami pengunjuk rasa dari Aliansi Warga Jakarta ketika melakukan aksi di depan Balaikota, Jakarta (1/4). Dalam aksinya mereka mendukung pencalonan Jokowi maju menjadi capres. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami pengunjuk rasa dari Aliansi Warga Jakarta ketika melakukan aksi di depan Balaikota, Jakarta (1/4). Dalam aksinya mereka mendukung pencalonan Jokowi maju menjadi capres. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, menyatakan tidak melihat adanya ancaman yang membahayakan keselamatan jiwanya. Karena itu, dia tidak mempermasalahkan ada-tidaknya pengawalan khusus baginya. "Tidak dikawal merasa aman dan setelah dikawal merasa lebih aman," kata Jokowi, begitu dia biasa disapa, seusai peletakan batu pertama RSUD Pasar Minggu, Rabu, 2 April 2014.

    Jokowi mengaku tidak tahu persis alasan penambahan jumlah pengawalnya. (Lihat:Macam-macam Teror ke Jokowi). Dia hanya mengatakan pengamanannya semakin diperkuat lantaran hari-H pemilu semakin dekat. "Dari enam (personel) ditambah 12, kemudian sekarang menjadi 24," ujarnya. "Diberikan dari Mabes Polri dan Polda, alasannya tanyakan ke masing-masing ketua kepolisian."

    Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Susilo Bambang Yudhoyono yang memberi perhatian atas keselamatannya (baca: Soal Keamanan Tokoh, SBY Mengarah ke Jokowi). "Ya, saya kira sama, Presiden memberikan perhatian kepada saya, dan saya mengucapkan terima kasih," ujarnya.

    REZA ADITYA

    Berita lain:
    Kata Ahok Soal Sumbangan Rp 60 M Prabowo di Pilgub 
    Ini Caleg dan Capres Ideal Versi KPK 
    MI5 dan MI6 Dikerahkan Selidiki Ikhwanul Muslimin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto