Pengeroyokan Dokter, Letnan Dika Tak Terlibat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang oknum TNI menindih dan mencekik wartawan foto Didik Herawanto dari media Riau Pos saat setelah pesawat HAWK 200 jatuh di pemukiman warga Pasir Putih kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, (16/10). ANTARA/HO/Fachrozi Amri

    Seorang oknum TNI menindih dan mencekik wartawan foto Didik Herawanto dari media Riau Pos saat setelah pesawat HAWK 200 jatuh di pemukiman warga Pasir Putih kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa, (16/10). ANTARA/HO/Fachrozi Amri

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang berpangkat mayor dan tiga kapten menjadi tersangka pengeroyokan Kapten Arief, dokter di Wing Pendidikan Terbang Landasan Udara Adisutjipto Yogyakarta. "Berdasarkan penelusuran, Letnan Dika malah tidak terlibat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto saat dihubungi, Ahad, 30 Maret 2014. (Baca: Polisi Militer Tangani Pengeroyok Dokter Tentara)

    Menurut Hadi, keempat tersangka diduga kuat turut menendang dan memukul dokter Arief. Namun dia tak bersedia menyebut nama ataupun inisial perwira yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu. Sedangkan empat perwira lainnya yang juga ada di lokasi kejadian baru ditetapkan sebagai saksi.

    Para tersangka sudah dikembalikan ke kesatuan awal dan tak diizinkan melanjutkan pendidikan dan pelatihan terbang.  Selama pemeriksaan, kedelapan perwira, baik saksi maupun tersangka, terus dihadirkan di tempat kejadian perkara (TKP).  Hadi belum bisa menjelasan berapa lama proses penyelidikan akan dilaksanakan. Menurut dia, segala kemungkinan masih bisa terjadi berdasar olah TKP. (Baca: Fakta Kasus Penganiayaan Dokter TNI AU Dikaburkan?)

    Pengeroyokan terhadap dokter Arief, bermula dari diagnosa terhadap Letnan Satu Dika. Arief menyebutkan Lettu Dika mengalami masalah jantung. Diagnosis ini menyebabkan Dika tak lagi bisa terbang dan kariernya terhambat. (Baca: Dokter TNI AU yang Dianiaya Diajak Tutup Kasus?)

    Pada 12 Maret 2014 siang, di kantin Wing Pendidikan Terbang, dokter Arief dikeroyok Dika dan tujuh rekannya hingga babak belur. Kepala Arief mengalami perdarahan. Dia juga mengalami luka dalam pada liver dan ginjalnya. Arief, yang sempat dirawat di ICU selama dua pekan, kini masih berada di RS AU Hardjolukito, Yogyakarta.

    IRA GUSLINA SUFA

    Terpopuler:
    Ini Alasan Bondan 'Mak Nyus' Bela Prabowo
    Wajah Tirus Aurel, Ini Kata Pakar
    Ada Lelucon Tender BUMN di Ketoprak Dahlan Iskan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.