Jokowi: Senin sampai Jumat, Saya Masih Gubernur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga lereng merapi melakukan istighosah dukung capres Jokowi dalam pilpres mendatang di Cepogo, Boyolali (15/3). Warga berharap sosok Jokowi menjadi Presiden Indonesia dalam PIlpres 2014 mendatang. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Warga lereng merapi melakukan istighosah dukung capres Jokowi dalam pilpres mendatang di Cepogo, Boyolali (15/3). Warga berharap sosok Jokowi menjadi Presiden Indonesia dalam PIlpres 2014 mendatang. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengklaim akan terus fokus mengurus permasalahan di Ibu Kota. Posisinya sebagai juru kampanye dan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dianggapnya sebagai tugas tambahan.

    "Senin sampai Jumat, saya masih Gubernur DKI, jadi jangan khawatir," kata Jokowi--sapaan akrab Joko Widodo--di Museum Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad, 16 Maret 2014.

    Jokowi mengatakan hanya menjadi juru kampanye pada akhir pekan. Pada Sabtu dan Ahad, Jokowi mendapatkan jatah libur sebagai pemimpin DKI. Jadi, tak masalah jika ia gunakan untuk agenda partai. "Tapi saya tetap memantau perkembangan Jakarta, jadi enggak usah khawatir," ujarnya.

    Jokowi pun mengaku belum ada rencana mengambil cuti panjang. Menurut dia, Sabtu-Ahad sudah cukup untuk promosi partai.

    Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto menyatakan Jokowi tidak akan mundur dari jabatannya. Sebab, Kementerian Dalam Negeri sudah menyampaikan Jokowi tak perlu mengundurkan diri dari posisinya saat ini. "Kami menghormati Pak SBY yang juga tidak mundur dari jabatannya," kata Hasto.

    SYAILENDRA | WAYAN AGUS PURNOMO

    Terpopuler:
    Kenapa Marzuki Alie Bela Dewan Pengawas TVRI?
    Jokowi Capres, Aher: Takdir Tak Pernah Salah
    Nazaruddin: Anas Punya Hotel di Bali
    Kabur dari Wartawan, Jokowi: Ketemu Banyak Orang
    Jokowi Capres, Mahfud Md: Saya Senang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.