Kata Media Asing Ihwal Pencalonan Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, seusai mengumumkan menjadi Capres PDIP, di Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara, (14/3). Pencalonan Jokowi sebagai presiden menjadi sentimen positif yang menggerakkan rupiah dan pasar. TEMPO/Imam Sukamto

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, seusai mengumumkan menjadi Capres PDIP, di Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara, (14/3). Pencalonan Jokowi sebagai presiden menjadi sentimen positif yang menggerakkan rupiah dan pasar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Media asing juga ramai memberitakan pencalonan Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019. Sydney Morning Herald menyebut pria yang akrab disebut Jokowi ini sebagai "pemain baru" dalam peta politik Indonesia, namun bisa dengan cepat membetot perhatian rakyat.

    Media ini menulis salah satu faktor yang membuat Jokowi cepat populer adalah gayanya, yang disebut media ini sebagai "serba bisa". "Gaya ini kelak mempesona banyak pemilih, dari kalangan bawah hingga kelas menengah," tulis media ini.

    Pencalonan Jokowi juga disebut mengancam perolehan suara para calon lainnya. "Korban terbesar" Jokowi, menurut media ini, adalah kandidat dari Partai Gerindra, mantan jenderal Prabowo Subianto, yang sebelumnya difavoritkan untuk menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

    Pemilihan presiden akan diadakan pada Juli. Jika tidak ada calon yang menang mutral, diadakan pemilu putaran kedua pada September. Lantaran Jokowi kerap menduduki posisi teratas dalam sejumlah jajak pendapat, Sydney Morning Herald memprediksi dia bakal menang pada putaran pertama.

    Menulis berita pencalonan Jokowi dalam lamannya, New York Times menyebut pria asal Solo ini sebagai "fenomena" dalam peta politik Indonesia. Dalam waktu singkat, dia menarik perhatian rakyat dan dunia ketika memenangi pemilihan Gubernur DKI Jakarta, mengalahkan dominasi calon inkumben dan calon yang didukung partai besar lainnya."Dia juga dikenal sebagai tokoh yang bersih," tulis media ini.

    Media lain, The Financial Today, menyebut besarnya simpati rakyat yang diperoleh Jokowi lewat gaya membuminya, persis seperti popularitas Barack Obama ketika pertama kali mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika. Namun, tulis media ini, pengamat lain melihat Jokowi lebih mirip dengan Ronald Reagan atau George W. Bush-nya Indonesia.

    "Ia terlihat seperti orang kebanyakan," tulisnya. "Yang bisa dengan santai makan mie di pinggir jalan."

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi menyatakan sudah mendapat mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden. "Saya siap menerima mandat," ujar Jokowi di Rumah Si Pitung, dekat Rusun Marunda, Jakarta, Jumat, 14 Maret 2014. "Bismillahirrahmanirrahim, saya siap."

    Jokowi menegaskan pencalonannya tepat pada pukul 14.40 WIB, atau sepulangnya dari blusukan di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Tak lama setelah mengucapkan kalimat itu, Jokowi langsung mencium bendera merah-putih. 

    SMH | FT | NEW YORK TIMES | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.