Lelang Pelat Kendaraan Tuntas Akhir Maret

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stiker pembatasan kendaraan untuk pelat nomor ganjil (warna hijau, bawah) dan untuk pelat nomor genap (warna merah, atas) yang dikeluarkan  Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan tanda hologram di Jakarta, Rabu (6/3). Nantinya stiker ini harus terpasang pada setiap mobil milik warga Ibu Kota. TEMPO/Tony Hartawan

    Stiker pembatasan kendaraan untuk pelat nomor ganjil (warna hijau, bawah) dan untuk pelat nomor genap (warna merah, atas) yang dikeluarkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan tanda hologram di Jakarta, Rabu (6/3). Nantinya stiker ini harus terpasang pada setiap mobil milik warga Ibu Kota. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta: Korps Lalu Lintas Mabes Polri masih menggelar tender pengadaan material tanda nomor kendaraan bermotor alias pelat nomor. Kepala Korlantas Inspektur Jenderal Pudji Hartanto mengatakan lelang dijadwalkan selesai akhir Maret 2014. 

    "Sesuai dengan tahapan yang ada, akhir Maret proses lelang sudah selesai sampai penetapan pemenang. Tapi tidak bisa sekarang dipercepat, ada tahapannya," kata Jenderal Pudji kepada Tempo di Jakarta, Selasa 11 Maret 2014. (Baca: Samsat Sampang Juga Kehabisan Pelat Nomor). 

    Pudji mengatakan, dari evaluasi yang dilakukan kepolisian, ada daerah yang kekurangan pelat nomor. Untuk mengatasi kekurangan ini, menurut Pudji, korlantas melakukan subsidi silang antara daerah yang kelebihan dengan yang kekurangan pelat nomor. (Baca: Di Garut, Krisis STNK-BPKB Masih Berlanjut).

    Salah satu daerah yang kekurangan pelat nomor adalah Jawa Barat. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan sudah 2 bulan tidak ada pasokan TNKB untuk Jawa Barat. Saban bulan rata-rata Polda Jawa Barat membutuhkan 17-20 ribu pelat nomor.

    "Keluhan dari masyarakat memang sudah mulai ada. Sementara ini untuk mengatasi, kami merekondisi pelat nomor yang lama, jadi tahunnya saja yang diganti, kata Martinus ketika dihubungi Tempo, Selasa, 11 Maret 2014.

    Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan pasokan pelat nomor untuk Jakarta masih terpenuhi. Juru bicara Polda Yogyakarta, Komisaris Besar Anny Pujiastuti, mengatakan ketersediaan pelat nomor masih mencukupi.

    Pudji mengaimbuhkan, setelah pemenang lelang ditetapkan dan kontrak ditandatangani, pemenang tender diminta untuk segera melaksanakan pekerjaan pengadaan. "Langsung teken kontrak, dan langsung cetak," ujar Pudji. (Baca: Proyek Pelat Nomor Digelembungkan 1.000 Persen). 

    Proyek pengadaan pelat nomor memiliki pagu anggaran Rp 490,36 miliar. Situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik Polri mencatat ada 32 perusahaan yang mengikuti tender ini. Penandatanganan kontrak pemenang tender dijadwalkan pada 27 Maret 2014.

    BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.