Budi Mulya Disidang, Boediono Bisa Jadi Saksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang Pengelolaan Moneter, Budi Mulya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang Pengelolaan Moneter, Budi Mulya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO , Jakarta:-Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya bakal menjalani sidang perdananya tiga hari lagi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Sidang bagi tersangka kasus Bank Century itu berpeluang memanggil Wakil Presiden Boediono dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk bersaksi.

    "Bisa saja, siapapun bisa diperiksa di persidangan sepanjang menurut Jaksa mereka diperlukan," ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi Sapto Prabowo dalam jumpa pers di kantornya, Senin, 3 Maret 2014.(baca: KPK: Kedudukan Boediono Sama di Muka Hukum)

    Meski demikian, Johan belum tahu apakah Jaksa KPK telah memastikan akan memanggil Boediono dan Sri Mulyani. Sejauh ini, ia belum memperoleh informasinya.

    Budi Mulya pada 2008 menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Bank Indonesia. Ia dan Deputi Gubernur Bidang Pengawasan Perbankan Siti Chalimah Fadjriyah ditetapkan komisi antirasuah sebagai tersangka pada 2012.(Baca: Timwas Century Antisipasi Boediono Jadi Tersangka)

    Mereka diduga menyalahgunakan wewenang dalam pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) senilai Rp 689 miliar dan status bank gagal berdampak sistemik kepada Bank Century pada 2008. Namun Siti Fadjriyah hingga kini tak bisa dimintai keterangan oleh penyidik karena terserang stroke sejak 2009.(baca:Boediono Merasa Terhormat Selamatkan Century)

    Pada 2008, Boediono menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, sedangkan Sri Mulyani ialah Menteri Keuangan. Keduanya merupakan bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang memutuskan pemberian FPJP dan status bank gagal bedampak sistemik kepada Bank Century. Sri Mulyani menjadi Ketua, sedangkan Boediono anggota Komite tersebut. Mereka sudah pernah diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus Century ini.

    BUNGA MANGGIASIH

    Berita terpopuler
    Pemerintah Ambil Alih Sertifikasi Halal dari MUI 
    John Kei Jadi Penghuni Sel Batu Nusakambangan 
    Calon Hakim Konstitusi Dikuliahi Pakar Tata Negara
    Bunuh Diri Bersama, Anita Diduga Diteror 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.