Adik Ratu Atut Miliki Karaoke Mewah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dicecar pertanyaan oleh wartawan saat berjalan menuju Rutan KPK, Jakarta (17/10). Airin kembali menjenguk suaminya, Tubagus Chaeri Wardana yang ditahan terkait kasus dugaan suap sengketa pemilihan Bupati Lebak, Banten. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dicecar pertanyaan oleh wartawan saat berjalan menuju Rutan KPK, Jakarta (17/10). Airin kembali menjenguk suaminya, Tubagus Chaeri Wardana yang ditahan terkait kasus dugaan suap sengketa pemilihan Bupati Lebak, Banten. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Chaeri Wardana, ternyata memiliki sebuah tempat hiburan di Kuningan, Jakarta Selatan. Tempat karaoke dan bar itu bernama Flame Boutique KTV & Lounge, terletak di lantai 3, Kuningan City. Ketika Tempo datang ke sana, sejumlah karyawan menyatakan tidak mengenal Wawan--sapaan akrab Chaeri. "Yang punya Pak Hari, orang Cina," ujar resepsionis Flame sambil menunjuk ke arah seorang lelaki yang tengah duduk di bangku bar, Kamis, 27 Februari 2014. (baca: Aliran Duit Adik Atut, PPATK: Lewat Pihak Ketiga)

    Kepada Tempo, pria bernama lengkap Harijanto itu mengaku bila suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany tersebut memiliki saham di tempat itu. "Pemilik tempat ini ada tiga, Pak Oliver, Pak Dedi, dan Pak Wawan," kata Hari, yang juga co-founder Flame. (baca: Disebut Punya Pulau, Adik Atut: Punya Orang Tua)

    Menurut Hari, awalnya Wawan memiliki 51 persen saham di Flame. "Tapi sekarang sahamnya tinggal 23-25 persen saja karena dia tidak pernah setor lagi. Jadi, tiap bulan sahamnya terus berkurang." (baca: Aset Adik Ratu Atut Biasanya Disebar ke Tiga Nama)

    Flame Boutique KTV & Lounge dibuka Juni 2013. Sejak itu, Wawan baru satu kali datang ke tempat karaoke miliknya, ketika hari pembukaan. Selain itu, batang hidungnya tak pernah lagi terlihat di sana. (baca: 100 Aset Berharga Suami Airin Diburu KPK)

    Wawan diringkus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi 3 Oktober 2013. Wawan diduga menyuap Akil Mochtar, saat masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi, yang sedang menangani sengketa pemilihan kepala daerah Bupati Lebak, Banten. Belakangan, kasus yang menjerat Wawan kian bertambah. KPK menetapkannya sebagai tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan. Bersama Atut, ia pun menjadi tersangka korupsi alat kesehatan Provinsi Banten 2011-2013. KPK juga meyakini Wawan melakukan pencucian uang hasil kejahatan. (baca: Lagi, KPK Sita Dua Mobil Adik Atut)

    CORNILA DESYANA

    Berita terkait
    KPK Bawa Dokumen Cuci Uang Wawan dari Rumah Atut
    Lagi, KPK Sita Dua Mobil Adik Atut
    KPK Terus Lacak Aset-aset Ratu Atut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...