Isu Risma Mundur, Netizen Salahkan PDIP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tri Rismaharini. TEMPO/Ijar Karim

    Tri Rismaharini. TEMPO/Ijar Karim

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapat dukungan dari pengguna media sosial di Indonesia. Hasil pantauan PoliticaWave yang dirilis kepada Tempo, Kamis, 27 Februari 2014, mencatat hampir 30 ribu percakapan di media sosial yang menyematkan tagar #SaveRisma.

    Dari percakapan itu, PDIP justru menjadi pihak yang paling mendapat pandangan negatif. Partai ini mengusung Risma sebagai wali kota, tetapi fraksinya di DPRD malah ikut mendukung Risma mundur.

    Menurut netizen, munculnya isu pengunduran diri Risma justru dipicu oleh PDIP sendiri. Pertama, karena partai ini mengusung Wisnu sebagai wakil wali kota dengan proses pemilihan yang tidak jelas. (Kisruh Risma dan Wakilnya Bisa Blunder Bagi PDIP)

    Kedua, ada anggapan bahwa PDIP khawatir bila popularitas Risma kelak mengalahkan Jokowi sehingga partai ini mendukung pemakzulan Risma. (Disebut Pesaing Kuat Jokowi, Begini Respon Risma)

    Ketiga, netizen menganggap PDIP mendukung Risma mundur karena partai tersebut tidak mendapat  "proyek' di Surabaya, salah satunya pembangunan jalan tol tengah kota yang ditentang Risma. (Mengapa Risma Tolak Jalan Tol Tengah Surabaya?)

    YANDI


    Terkait:
    Golkar Buka Kartu: Incar Risma untuk Ical
    Risma Cawapres Prabowo, Siapa Pengusulnya? 
    PDIP Berharap Sengketa Surabaya Tak Diputus di DPR
    Jadikan Wali Kota Risma Cawapres? Izin PDIP Dulu!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.