Hendak Diperiksa, Sakit Gigi Anas Kambuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum setelah menjalani proses pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/2). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum setelah menjalani proses pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/2). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hari ini kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia mengaku sakit giginya kumat lagi.

    Saat memasuki gedung KPK, Jumat, 21 Februari 2014, Anas tak memberikan komentar kepada pewarta. Dia hanya menunjuk pipinya, menandakan sedang sakit gigi.

    "Sudah dibawa ke dokter, tapi (setelah) lima hari kambuh lagi," ujar pengacara Anas, Adnan Buyung Nasution, saat tiba di gedung KPK.

    Menurut dia, hari ini Anas bakal diperiksa soal tiga hal. Yakni, dugaan korupsi di Wisma Atlet Hambalang, Kongres Partai Demokrat di Bandung, dan pengadaan alat laboratorium Universitas Airlangga.

    Pengacara Carrel Ticualu mengatakan Anas datang sejak pukul 10.30. Anas, kata Carrel, sudah berbincang dengan penyidik soal kondisi kesehatannya, tapi belum dimintai keterangan terkait dengan kasus. Tim pengacara, menurut Carrel, sedang mengupayakan agar Anas bisa berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

    Carrel mengatakan, kalaupun tak dapat izin berobat dari komisi antirasuah, tim pengacara meminta Anas tak diperiksa. "Kami dari kuasa hukum, kalau klien enggak siap atau dalam kondisi sakit, enggak layak untuk diperiksa," kata Carrel.

    Anas dijebloskan ke dalam tahanan KPK sejak 10 Januari lalu. Ia menjadi tersangka dalam tiga kasus gratifikasi, yakni pada proyek Hambalang, pengadaan vaksin PT Bio Farma Bandung, dan pengadaan laboratorium kesehatan di Universitas Airlangga. (Lihat: foto-foto Anas ketika resmi ditahan KPK).

    BUNGA MANGGIASIH | BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE


    Baca juga:
    Rebecca: Saya Tidak Terkait dengan Adik Atut
    Pramono Anung Minta Komisi III Dengarkan KPK
    Anas Bakal Terbitkan Buku Harian dari Tahanan KPK
    Emir Moeis Jatuh di Masjid Guntur, Sidang Ditunda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.