Selasa, 17 Juli 2018

Baru Ketemu Risma, Wisnu Sudah Cerita Proyek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tri Rismaharin. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Tri Rismaharin. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO , Jakarta: Wali Kota Tri Rismaharini ternyata cukup sensitif terhadap pembicaraan proyek. Sebab, persoalan ini pula yang terus dihadapi Risma sejak awal periode pemerintahannya.

    Karenanya, menurut sumber Tempo, ketika Risma akhirnya menerima Wisnu Sakti Buana, Wakil Wali  Kota yang baru, Risma langsung mengeryitkan kening. Ini karena pada pertemuan mereka yang pertama kali, Wisnu langsung bicara soal proyek: tukar guling lapangan Bogowonto di Surabaya utara.

    Pertemuan Wisnu dengan Risma dibungkus dalam sebuah jamuan makan siang di Balai Kota, 5 Februari 2014. Jedanya cukup jauh dengan pelantikan Wisnu sebagai wakil Wali Kota, 24 Januari 2014 lalu. (Baca:Bertemu Wali Kota Risma, Wisnu Cium Tangan)

    Sumber Tempo yang mengetahui pertemuan itu melukskan, suasana sempat kagok. Bermula dari masalah ringan, kemudian pembicaraan mulai serius. Dari soal agenda kunjungan ke luar daerah dalam minggu depan hingga masalah pokok, soal tukar guling lahan itu. (baca juga: Kantor Dikosongi, Wali Kota Risma Bersiap Mundur?)

    Lapangan itu, seperti ditanyakan Tempo kepada Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, sebelumnya adalah milik TNI Angkatan Laut dan telah dilepas ke swasta. Pemilik baru ingin membangun hotel di situ. “Itu jalur hijau,” ujarnya.

    Dihubungi Tempo, Wisnu membenarkan pembicaraan itu. Ia mengakui, menyampaikan soal itu kepada Risma. Tapi, menurut dia, hal itu dilakukan atas permintaan TNI Angkatan Laut. “Saya tidak tahu lapangan itu mau dijadikan apa, tapi mereka mau membangun. Untuk itu mereka ingin bertemu dengan Bu Risma,” katanya. “Kalau Bu Risma enggak mau, ya sudah.”

    Risma, yang memimipin Surabaya sejak Oktober 2010, kini dilanda tekanan sejumlah kekuatan politik di ibu kota Jawa Timur itu. Salah satu tekanan justru datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  yang mengajukannya sebagai calon wali kota, tiga tahun silam. (baca: Siapa Menggasak Surya-1)

    Partai ini menyorongkan Wisnu Sakti Buana, Ketua PDIP Surabaya, sebagai wakil wali kota pengganti tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan Risma.  Lebih dari sekadar tak cocok, ada kepentingan bisnis di balik penetapan.

    Risma menyatakan sama sekali tidak masalah jika harus mundur. "Saya sudah berikan semuanya," kata satu dari tujuh kepala daerah terbaik pilihan Tempo 2012 ini. "Capek saya ngurus mereka, yang hanya memikirkan fitnah, menang-menangan, sikut-sikutan." Ketika ditanya siapa yang dimaksud dengan "mereka", ia tak menjawab. (baca:Diisukan Mundur, Risma: Ndak..Ndak..)

    BUDI S | EDWIN FAJERIAL | AGUS SUP | DEWI SR

    Terkait:
    Alasan Risma Tak Pernah Pakai Pengawal Pribadi

    Wali Kota Risma Terancam Dicekik dan Dibunuh

    Wali Kota Tri Rismaharini Siap Mundur

    Wali Kota Risma Bakal Panggil Seluruh Karyawan KBS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prancis Menjadi Juara Piala Dunia 2018, Mengalahkan Kroasia

    Tim Nasional Prancis mengangkat trofi Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia dengan skor 4-2 dan menorehkan pelbagai catatan menarik.