Kamis, 19 Juli 2018

Ahli Gempa: Jangan Remehkan Gempa Merbabu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan gunung Merbabu yang terbakar terlihat dari desa Sengi, kecamatan Dukun, kabupaten Magelang, Jawa Tengah (28/9). Kebakaran hutan yang terjadi mulai Selasa, 27 September ini masih belum diketahui penyebab pastinya dan diperkirakan menghanguskan lahan seluas 50 hektar. TEMPO/Suryo Wibowo

    Pemandangan gunung Merbabu yang terbakar terlihat dari desa Sengi, kecamatan Dukun, kabupaten Magelang, Jawa Tengah (28/9). Kebakaran hutan yang terjadi mulai Selasa, 27 September ini masih belum diketahui penyebab pastinya dan diperkirakan menghanguskan lahan seluas 50 hektar. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO , BANDUNG:-Pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawijadja menyarankan agar tak meremehkan gempa bumi yang terjadi Senin 17 Februari 2014, pukul 06.01 WIB. Gempa di sekitar Gunung Merbabu itu merusak puluhan rumah di sana.”Seharusnya jangan diremehkan,” kata dia saat dihubungi Tempo, Selasa, 18 Februari 2014.

    Danny beralasan, data gempa itu relatif masih sedikit, dan meragukan. Di antaranya, soal kekuatan gempa 2,7 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer yang dilansir oleh BMKG. Danny meyakini, kekuatan gempa demikian seharusnya tidak merusak. Dia menduga, perhitungan BMKG yang menunjukkan kekuatan gempa yang kecil itu soal akurasi pembacaan alat seismometer yang posisinya jauh dari sumber gempa.

    Sejumlah media melansir kesaksian warga Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang yang menyebutkan di antaranya soal kilat dan suara dentuman atau ledakan keras, sesaat sebelum gempa terasa. Puluhan rumah warga yang berada di kaki Gunung Merbabu itu rusak.

    Danny memberikan sejumlah hipotesa soal testimony warga yang merasakan gempa itu. Dia menyisihkan soal kilat, yang diyakininya tidak ada hubungannya dengan peristiwa gempa dan kemungkinan hanya faktor kebetulan. Sementara suara dentuman sendiri ada hubungannya dengan peristiwa gempa bumi yang dirasakan warga.

    Menurut dia, dentuman muncul bisa dipicu oleh resonansi getaran yang muncul akibat sesuatu yang bergerak di bawah tanah. Kendati, kata Danny, suara dentuman yang mengawali peristiwa gempa terhitung tak lazim.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Venna Melinda dan Legislator yang Pindah Partai di Pemilu 2019

    Beberapa politikus pindah partai dalam pendaftaran calon legislator untuk Pemilu 2019 yang berakhir pada 17 Juli 2018. Berikut beberapa di antaranya.