Sambut SBY, Fasilitas Pengungsi Kelud 'Dihias'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani di  gerbong kereta api luar biasa untuk melakukan kunjungan kerja ke Cirebon, Purwokerto, Tasikmalaya,  dan Bandung (17/9). Foto: ANTARA/Rumgapres-Haryanto

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani di gerbong kereta api luar biasa untuk melakukan kunjungan kerja ke Cirebon, Purwokerto, Tasikmalaya, dan Bandung (17/9). Foto: ANTARA/Rumgapres-Haryanto

    TEMPO.CO, Kediri - Ada yang berbeda dari kondisi pos pengungsian di Desa Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri hari ini. Menjelang kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono besok, sejumlah fasilitas pengungsi dibangun dadakan.

    Ada empat buah toilet berbahan fiber berdiri di halaman kompleks Gereja Kristen Jawi Wetan yang menjadi lokasi pengungsian warga Desa Sempu, Kecamatan Ngancar. Toilet tersebut dilengkapi sarana air bersih plus pengharum ruangan dan vas bunga. "Toilet itu dibangun tadi malam," kata Muji Slamet, salah satu pengungsi yang tinggal di Balai Pamitran, Minggu 16 Februari 2014.

    Sebelumnya lebih dari 1.000 pengungsi yang tinggal di tempat itu harus mengantre di toilet sekolah dekat gereja yang berjumlah empat bilik. Selain kotor dan bau, dua buah bilik rusak dan tak mengeluarkan air. (baca: Media Jangan Eksploitasi Derita Korban Bencana)

    Tak hanya penambahan toilet, bantuan bahan makanan, mie, biskuit, dan selimut juga mengalir deras siang tadi. Bahkan jumlah logistik itu jauh lebih besar dibandingkan pengungsi. Hal ini karena sebagian besar pengungsi sudah pulang ke rumah masing-masing.

    Menurut Muji, warga sebenarnya dilarang pulang ke rumah mereka yang masuk dalam radius bahaya terlebih dulu. Namun karena ingin merawat dan menjaga rumah, mereka berbondong-bondong pulang. "Tapi siang tadi dijemput lagi oleh tentara karena mau ada presiden," katanya.

    Menurut pantauan Tempo, perubahan fasilitas di pengungsian ini sangat mencolok. Jika dua hari lalu halaman sekolah di samping gereja kosong melompong, kini dipenuhi tenda kesehatan, posko taktis milik polisi, hingga jaringan internet. Hingga petang tadi pemasangan tenda kesehatan bahkan belum selesai. (Baca: Abu Kelud, MUI Diminta Serukan Warga Salat Istisqa  )

    Pemandangan serupa juga tampak di lapangan Desa Segaran yang berada tepat di depan gereja. Sejumlah tenda darurat seperti dapur umum dan tenda koordinasi berdiri mulai tadi pagi.

    Selain perbaikan fasilitas pengungsi, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno sore tadi juga tiba-tiba nongol menyapa warganya. Dia menyempatkan diri berbincang dengan mereka serta berfoto bersama. "Baru kali ini Bupati menjenguk sejak letusan Kamis kemarin," kata Suemi, pengungsi lainnya.

    Juru bicara Pemerintah Kabupaten Kediri Edy Purwanto mengatakan Presiden SBY akan mengunjungi lokasi pengungsian itu besok Senin pukul 10.00 WIB. Usai mengunjungi pengungsi, SBY langsung bertolak ke Blitar untuk memantau situasi di sana. "Mampir juga ke Gumul untuk menerima paparan," kata Edy.

    HARI TRI WASONO

    Berita lain:
    Ustad Hariri Nyaris Lempar Mikrofon ke Bos Entis
    Relawan Kelud Terobos Zona Terlarang untuk Berfoto 
    Kerukunan Beragama Indonesia Dipamerkan di Eropa
    Gunung Anak Krakatau dalam Status Waspada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.