Titik Api Riau Meningkat Dua Kali Lipat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap kebakaran hutan membumbung tinggi di area sekitar kota Pekanbaru, Riau (19/6). BKMG menyatakan pantauan terakhir titik api mencapai 106 titik dan hembusan angin telah membawa asap ini hingga ke Singapura dan Malaysia. REUTERS/Azwar

    Asap kebakaran hutan membumbung tinggi di area sekitar kota Pekanbaru, Riau (19/6). BKMG menyatakan pantauan terakhir titik api mencapai 106 titik dan hembusan angin telah membawa asap ini hingga ke Singapura dan Malaysia. REUTERS/Azwar

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika stasiun Pekanbaru menyatakan satelit Tera dan Aqua memantau 661 titik api di sejumlah wilayah Riau. Jumlah ini cenderung meningkat dari hari sebelumnya sebanyak 325 titik api. "Tingkat kepercayaan 81-100 persen atau 246 titik api," kata analis BMKG Pekanbaru, Sanya, kepada Tempo, Sabtu, 15 Februari 2014.

    Sanya menjelaskan titik api itu merupakan pantauan satelit pukul 05.00 tadi. Jumlah titik api terbanyak masih terdapat di Bengkalis 228 titik api, disusul Siak 120 titik api, kemudian Pelalawan 77 titik api, Meranti 64 titik api, Indragiri Hilir 50 titik api, Rokan Hilir 37 titik api, Dumai 27 titik api, Indragiri Hulu enam titik api, Rokan Hulu satu titik api, dan Kampar satu titik api.

    Prakiraan BMKG, wilayah Riau masih dilanda cuaca cerah berawan dan diselimuti kabut asap. Kabut asap sisa kebakaran lahan membuat jarak pandang di wilayah Pekanbaru menurun. Sabtu pagi tadi, 15 Februari 2014, sekitar pukul 07.00 jarak pandang 1.500 meter, tapi tidak mengganggu aktivitas penerbangan Bandara Sultan Syarif Kasim (SKK) II Pekanbaru.

    Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru Ibnu Hasan menyebutkan aktivitas bandara berjalan lancar. Meski sempat menurun, jarak pandang masih dianggap normal untuk penerbangan. "Jadwal penerbangan dan jarak pandang di Bandara SKK II Pekanbaru masih normal," kata Ibnu.

    RIYAN NOFITRA

    Berita Terpopuler
    Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Kelud
    Bantu Korban Letusan Kelud, TNI AU Kirim Pesawat
    Juni Kenalan, September Jennifer Diberi Alphard
    Valentine, KPK Dapat Cokelat Raksasa  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.