PKS Resmi Ajukan Tiga Nama Ini Sebagai Capres  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta (tengah) mengangkat tangan bersama Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (kiri) dan Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (kanan) dalam sesi foto bersama di sela-sela Musyawarah XI Majelis Syuro PKS di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jl. T.B. Simatupang, Jakarta Selatan (1/2).  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta (tengah) mengangkat tangan bersama Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (kiri) dan Anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (kanan) dalam sesi foto bersama di sela-sela Musyawarah XI Majelis Syuro PKS di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jl. T.B. Simatupang, Jakarta Selatan (1/2). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta--Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin mengatakan partainya menetapkan tiga nama sebagai kandidat calon presiden. Ketiganya adalah Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, dan Ahmad Heryawan. Mereka akan menjalani uji publik untuk menguji dukungan.

    "Hasil musyawarah Majelis Syuro kesebelas PKS menetapkan tiga nama sebagai kandidat calon presiden," kata Hilmi di gedung PKS, Ahad dinihari, 2 Februari 2014.

    Saat ini, Hidayat menjabat Ketua Fraksi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat; Ahmad menjabat Gubernur Jawa Barat; dan Anis menjabat Presiden PKS. Nantinya, tiga orang itu bakal disiapkan tim pendamping oleh Lembaga Penyiapan dan Penokohan Kader PKS.

    Hilmi mengaku tak memberikan dukungan ke salah satu di antara tiga nama itu. "Saya tak mengharapkan ada yang pilihan yang jatuh," kata dia. "Kami mempersilakan bangsa Indonesia untuk menilai, inilah kader-kader terbaik PKS."

    MUHAMAD RIZKI

    Terkait:
    Aher Sudah Siap Jadi Capres PKS
    Sesama Capres, Ali Masykur Bakal Periksa Gita
    PKS Putusan Soal Capres Sabtu Sore Ini
    Bambang Soesatyo: Gita Lari dari Tanggung Jawab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.