Kritik BPK, Tempo Dapat Award

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapat kerja di Perpustakaan Koran TempoTEMPO/NURDIANSAH/20091225

    Suasana rapat kerja di Perpustakaan Koran TempoTEMPO/NURDIANSAH/20091225

    TEMPO.CO, Jakarta - Koran Tempo memenangi lomba jurnalistik Badan Pemeriksa Keuangan dengan editorial yang mengkritik lembaga auditor negara itu. "Dewan Juri menetapkan artikel berjudul 'Menyelamatkan Kredibilitas BPK' sebagai salah satu pemenang," ujar Yudi Armen, anggota staf hubungan media BPK dalam suratnya ke Tempo, 24 Januari 2014.

    Menurut dia, Lomba Karya Tulis Jurnalistik BPK tersebut memuat karya jurnalistik di media cetak nasional dalam periode 1 Januari-13 Desember 2013. Para pemenangnya, termasuk Tempo, diundang hadir dalam acara pemberian penghargaan pada 28 Januari 2014 di Auditorium BPK.

    Dalam editorial yang menang itu, Tempo menyorot buruknya mutu calon anggota BPK. Musababnya, dari 22 kandidat hasil seleksi Dewan Perwakilan Rakyat, tak satu pun figur yang menonjol dari segi kualitas dan integritasnya. Para calon malah ada yang pernah tersangkut kasus Bank Century, korupsi Hambalang, dan ada juga yang pernah gagal dalam seleksi sebelumnya namun ikut proses seleksi lagi.

    Tempo menilai fakta itu sebagai alasan pentingnya mengubah mekanisme seleksi anggota BPK. Seperti saran sejumlah pegiat antikorupsi, Tempo mengusulkan proses penyaringan awal dilakukan tim independen, serupa dalam pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Otoritas Jasa Keuangan.

    Namun, karena kuncinya tetap berada di DPR, seleksi tahap awal berpotensi lemah karena ada kemungkinan politikus Senayan menyodorkan calon yang dekat dengan partai politik. Editorial itu ditutup dengan paragraf berikut:

    "Kalau partai politik tetap ingin memonopoli kekuasaan dari hulu hingga hilir, termasuk mendominasi pemilihan anggota BPK, perubahan tak akan terjadi. Tapi partai politik semestinya juga konsisten dan berani bertanggung jawab atas amburadulnya pengawasan keuangan negara, yang membuat korupsi terus merajalela."

    BUNGA MANGGIASIH



    Berita Lainnya:
    Aburizal Pede Kalahkan Jokowi  
    Begini Tuntutan Para Pelawak pada Jokowi  
    MRT Disebut untuk Orang Miskin, Singapura 'Ngamuk'  
    Sutan Sebut Rumah di Bogor Atas Nama Istrinya  
    Korea Selatan Melangkah ke Teknologi 5G  
    Akil Pasang Tarif Miliaran Urus Sengketa  
    Mahfud Md. Mengakui Bertemu Atut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.