Minggu, 18 Februari 2018

Mabes Polri Periksa Dodi Sumadi

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 29 Juli 2003 14:37 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Belum usai kasusnya disidik Polda Metro Jaya, Rabu (20/3), Dodi Sumadi, kembali diperiksa oleh Mabes Polri. Di Polda, Dodi berstatus tersangka dalam kasus penggelapan dan penipuan uang senilai Rp 15 miliar, dengan pelapor Tommy Soeharto. Sedangkan di Mabes Polri, Dodi diperiksa atas laporan seseorang yang mengaku ditipu olehnya.Kuat dugaan, Dodi diperiksa karena pengaduan mantan Kepala Nulog Beddu Amang, tahun 2001 lalu. “Seperti memang atas laporan Beddu Amang, namun karena pemeriksaan masih berjalan, saya belum berani menjelaskan lebih jauh,” kata C.S. Simatupang, salah seorang tim pengacara Dodi. Simatupang mengatakan, sejauh ini status kliennya adalah diminta keterangan untuk diperiksa karena adanya laporan seseorang. ”Begitu istilah hukumnya,”ujar Simatupang. Kasat Serse Ekonomi Polda Metro Jaya, AKBP Benny Mokalu, memberikan keterangan yang senada. Menurutnya, Mabes Polri beberapa waktu lalu menerima laporan dari seseorang tentang perbuatan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Dodi terhadap dirinya. Dan untuk keperluan pemeriksaan, pihaknya mulai hari ini telah menangguhkan penahanan Dodi Sumadi. “Walau ditangguhkan, proses pidana jalan terus dengan melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sampai berkasnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan,” ujar Benny. Menanggapi penangguhan penahanan yang diberikan kepada kliennya, Simatupang mengaku sangat heran. Pasalnya, masa penahanan Dodi tinggal tiga hari lagi (tanggal 23 Maret masa penahanan Dodi memasuki hari ke-60). Dan jika dengan alasan pemeriksaan Mabes Polri, lanjut Simatupang, pemeriksaan bisa dilakukan di Polda. “Sungguh luar biasa,” celetuknya heran. Dituturkan Simatupang, sampai sore ini kliennya masih diperiksa, dan telah menjawab sekitar empat sampai lima pertanyaan. Namun belum ada pertanyaan yang masuk ke substansi pemeriksaan. “Tim pengacara akan selalu mengupayakan agar Dodi tidak ditahan di Mabes,” jawabnya saat ditanya kemungkinan Mabes Polri menahan Dodi. Beberapa wartawan yang telah menunggu Dodi selama tiga jam di ruang Serse Ekonomi Polda, sempat terkecoh karena ternyata yang dinanti-nanti pergi dari pintu belakang. Menyadari itu, wartawan segera mengejar ke mobil Opel Blazer B 757 S yang ditumpanginya, tapi Dodi tetap bergeming tidak mau membuka kaca mobil untuk berkomentar. Satu hal yang sempat direkam, Dodi sudah tidak lagi mengenakan kaos biru tahanan Polda lagi, melainkan sudah berganti pakaian bebas, kemeja dan celana panjang warna biru. Sementara itu, selain Dodi Sumadi, Polda Metro Jaya hari ini juga memberikan penangguhan penahanan terhadap tersangka lainnya dalam kasus yang sama, Kiai Abdullah Sidiq Muin, alias Kiai Sidiq. Sekitar pukul 13.00 WIB, pengasuh pondok pesantren At Tauhid Kediri ini, tampak melenggang keluar ruang tahanan menuju Serse Ekonomi tanpa mengenakan baju tahanan sambil dikawal dua orang anggota Serse. Kecuali jambang dan kumisnya yang lebat dan tidak tertata, Sidiq tampak rapi dalam baju batik warna dasar putih bercorak hitam, dan celana panjang warna hitam. Ketika dikonfirmasi tentang penangguhan penahanannya, Sidiq hanya menjawab pendek-pendek. Apakah penangguhan Bapak dikabulkan, tanya wartawan, “Ya..ya,” jawab Sidiq. Mulai hari ini, kejar wartawan lagi. “Ya..ya,” jawab Sidiq lagi. Jawaban yang sama kembali diberikannya untuk pertanyaan, apakah dengan begitu ia akan pulang ke Kediri. (Ucok Ritonga-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.