Minggu, 16 Desember 2018

Disomasi Cikeas, Fahri Hamzah Bercuit 'Good Job'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota tim pengawas (Timwas) Century DPR Fahri Hamzah. ANTARA/Dhoni Setiawan

    Anggota tim pengawas (Timwas) Century DPR Fahri Hamzah. ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO , Jakarta:Politikus Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah disomasi oleh keluarga Cikeas akibat tudingannya bahwa para terdakwa kasus Hambalang telah menuding Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai salah satu penikmat aliran duit haram.

    Di akun twitternya, @fahrihamzah, Fahri berkomentar singkat: "Good Job."

    Tak jelas betul apa maksud cuitan anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terunggah sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis, 23 Januari 2014 itu. Tempo berusaha menghubungi telepon seluler Fahri, namun panggilan tak diangkat dan pesan pendek pun tak dibalasnya.

    Palmer Situmorang, pengacara keluarga Cikeas, Senin lalu melayangkan surat somasi untuk legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah. Sebab, Fahri menyatakan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menikmati aliran duit dari korupsi proyek Hambalang. "Dia mengatakan banyak terdakwa kasus korupsi bilang Ibas menerima uang dari Hambalang," ujar Palmer melalui telepon.

    Menurut dia, perkataan Fahri itu dikutip oleh artikel yang dimuat Harian Pelita dan Pikiran Rakyat. Padahal, kata Palmer, sejauh ini tak ada satu pun terdakwa kasus Hambalang yang mengatakan demikian. "Saya mengirim surat itu untuk meminta dia mengklarifikasi, karena belum ada orang yang katakan begitu kok," kata dia. (Baca:Pengacara SBY Somasi Fahri Hamzah)

    BUNGA MANGGIASIH

    Berita Terpopuler
    Adrian Kiki Belum Boleh Dikunjungi

    Adrian Kiki Baru Bayar Sebagian Uang Pengganti

    Siapa Penjemput Buron BLBI Adrian Kiki? 

    Disita, Aset BLBI Adrian Kiki Masuk Kas Negara 

    Aset-aset Buron BLBI Adrian Kiki Disita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.