FPI Boleh Ceramah, Asal Tak Mengkafirkan Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Front Pembela Islam Jawa Tengah Sihabudin (kanan), berbincang dengan tersangka bentrok FPI di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah (10/10). Sidang perdana bentrok FPI di Sukorejo Kendal dipindahkan lokasinya ke Semarang karena faktor keamanan.( TEMPO/Budi Purwanto)

    Ketua Front Pembela Islam Jawa Tengah Sihabudin (kanan), berbincang dengan tersangka bentrok FPI di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah (10/10). Sidang perdana bentrok FPI di Sukorejo Kendal dipindahkan lokasinya ke Semarang karena faktor keamanan.( TEMPO/Budi Purwanto)

    TEMPO.CO , Yogyakarta:Bupati Wonosobo Kholiq Arif prihatin dengan para penceramah yang tak mampu menempatkan materi pidatonya dengan sikap toleransi dan kerukunan beragama. “Boleh saja ceramah tapi jangan mengkafirk-kafirkan orang lain,” kata dia, Selasa, 21 Januari 2014.

    Senin dini hari kemarin, Ketua Front Pembela Islam Jawa Tengah Syihabudin dicegat sekelompok massa yang diduga simpatisan Barisan Ansor Serbaguna usai berceramah pada pengajian di Desa Bowongso, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah. Pemicunya massa tersinggung oleh isi ceramah Syihabudin yang tak suka dengan aktifitas Banser berpartisipasi menjaga gereja kala ada kegiatan keagaman. “Saya sesalkan ada peristiwa seperti itu,” kata Kholiq.

    Di Wonosobo, menurut dia, upaya menjaga kerukunan beragama berlangsung sejak lama. Bahkan, sudah menjadi tradisi kaum mayoritas melindungi minoritas. Materi pengajian, ataupun ceramah keagamaan yang lain, lazim ditempatkan sesuai kondisi publik dan tak lepas dari semangat menjaga kerukunan dan menghormati agama lain. “Di sini toleransi itu penting,” katanya. (Baca: FPI Tuding Banser Tersinggung dengan Ceramah)

    Materi Ceramah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!