Kasus Suap, Polisi Akan Periksa Dirjen Bea Cukai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Heru Sulastyono. dok TEMPO/Dinul Mubarok

    Heru Sulastyono. dok TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Arief Sulistyanto menyatakan penyidik telah selesai menyidik proses gratifikasi bekas Kepala Subdirektorat Ekspor Bea Cukai Heru Sulastyanto. Namun proses penyidikan saat ini masih dikembangkan untuk menulusuri latar belakang pemberian suap. "Penyuapan ini tentu berkaitan dengan tugas HS sebagai pegawai bea cukai. Kami ingin menyesuaikan dengan tempus dan locus transaksi," kata Arief di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2014.

    Arief mengatakan, penyidik juga mengembangkan kemungkinan keterlibatan atasan Heru dalam dugaan suap ini. Arief mengatakan, tak tertutup kemungkinan atasan Heru terseret dalam pusaran kasus ini. "Kami akan menyangkut pada atasannya pada waktu itu, kalau memang menyangkut dengan pengambilan keputusan, pengambilan kebijakan berkaitan dengan penyimpangan itu, maka mau tidak mau kalau ada fakta penyimpangan seperti itu dan menerima suap akan kami periksa," kata Arief.

    Arief mengatakan, kemungkinan pemeriksaan Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono masih terbuka. "Pak Dirjen belum diperiksa, pada waktunya nanti akan diperiksa. Jadi belum diperiksa saja, bukan tidak diperiksa. Itu beda," kata Arief.

    Heru Sulastyono ditangkap penyidik Bareksrim Polri karena menerima suap dan melakukan tindak pidana pencucian uang. Heru mencuci uang suap dari pengusaha Yusran Arief dengan membeli polis asuransi senilai Rp 11,4 miliar.

    BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE

    Berita Populer

    Otto Hasibuan Mundur Sebagai Pengacara Akil 
    Djoko Kirmanto: Jokowi Jangan Ambil Wewenang Pusat
    Kisah Cinta Ahok, Beda 9 Tahun dengan Istrinya  
     
    Jajal Bus Transjakarta Baru, Jokowi Kedinginan AC 
    Suami Khofifah Sudah Lama Menulis Hari Kematiannya  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.