Senin, 19 November 2018

Enam Teroris Ciputat Akhirnya Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Densus 88 berlari saat mengejar tersangka teroris di Jl Hasan Hasan Rt05/ Rw07, Kampung Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, (31/12). Tempo/Aditia Noviansyah

    Pasukan Densus 88 berlari saat mengejar tersangka teroris di Jl Hasan Hasan Rt05/ Rw07, Kampung Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, (31/12). Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Drama penggerebekan teroris di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Gang Haji Hasan RT 04 RW 07, Kelurahan Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, berakhir sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kepala Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian RI Komisaris Jenderal Suhardi Alius mengatakan, lima teroris yang ada di dalam rumah sudah dilumpuhkan.

    "Total enam orang sudah dilumpuhkan (tewas)," kata Suhardi di lokasi kejadian pada Rabu, 1 Januari 2014. Menurut Suhardi, saat ini para teroris tersebut belum diangkut dari lokasi. "Masih identifikasi."

    Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror sejak Selasa malam, 31 Desember 2013, terus menggempur rumah kontrakan yang dihuni lima orang--sebelumnya ditulis tiga--tersangka teroris di Kampung Sawah. (Lihat Galeri foto: Pasukan Densus Gerebek Terduga Teroris Ciputat)

    Lamanya penggerebekan karena para teroris tersebut menyimpan enam rangkaian bom aktif.

    Saat ini tim dari Detasemen Khusus 88 Antiteror masih berada di lokasi. Selain itu, tiga unit mobil ambulans juga disiagakan.

    SYAILENDRA


    Berita lain:
    Teroris Ciputat dan Cerita Sebelum Penggerebekan
    Teroris Ciputat Masih Bertahan setelah 10 Jam
    Sutarman Tak Berkomentar Soal Teroris Ciputat
    Teroris Ciputat Juga Terkait Bom Kedutaan Myanmar
    Teroris Ciputat, Polisi Tertahan Peledak

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.