Atut Tak Percayai Rano Karno

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten, Atut Chosiyah menuju mobil tahanan setelah menjalani proses pemeriksaan KPK, Jakarta, 20 Desember 2013. KPK resmi menahan Atut dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilu Kada Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Gubernur Banten, Atut Chosiyah menuju mobil tahanan setelah menjalani proses pemeriksaan KPK, Jakarta, 20 Desember 2013. KPK resmi menahan Atut dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilu Kada Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah belum mempercayai wakilnya, Rano Karno, untuk mengambil alih kendali pemerintahan di Banten. Atut hanya memberikan Rano beberapa kewenangan yang tidak strategis. Rano juga diperkirakan akan menghadapi hadangan dari loyalis Atut (apa kata Rano soal ini klik: Rano Karno Tak Gentar Terhadap Loyalis Atut). "Apa saja kewenangan yang dimandatkan kepada wakil gubernur, sudah dikonsepkan," kata Sekretaris Daerah Banten Muhadi, Rabu, 25 Desember 2013 (Lihat: Sebentar Lagi Rano Resmi Jadi Gubernur Banten?).

    Menurut Muhadi, konsep itu sudah jadi dan sudah diserahkan kepada Atut yang  saat ini mendekam di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Untuk mengantar konsep itu, pemerintah Banten mendelegasikan Kepala Biro Hukum Pemprov Banten, Syamsir. "Sudah kami delegasikan, tapi belum bisa ketemu. Jadi belum tahu akan seperti apa," ujar dia.

    Muhadi menolak menyebutkan kewenangan-kewenangan yang akan diserahkan kepada Rano Karno itu. Alasannya, dia masih menunggu keputusan dari Atut terlebih dahulu. "Jadi semua harus didiskusikan dulu dengan Bu Gubernur," ujar Muhadi.

    Menurut Muhadi, pelimpahan wewenang kepada wakil gubernur ini sebenarnya bukan masalah besar. Sebab Atut masih bisa mengendalikan roda pemerintahan dari balik jeruji. "Beliau ini sekarang statusnya masih gubernur definitif, jadi kewenangan 100 persen masih di beliau," ujar Muhadi yang masih kerabat Atut ini (Lihat: Atut Tetap Kendalikan Banten dari Tahanan).

    LINDA TRIANITA

    Berita sebelumnya:
    Ratu Tatu Sebut Atut Siap Mundur 

    Masuk Rutan, Atut Disoraki Para Napi 

    KPK: Atut Otak Korupsi Alat Kesehatan

    Mendagri: Atut Sepakat Limpahkan Wewenang ke Rano  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!