Ormas, Mayoritas Pelanggar HAM di Yogyakarta  

Reporter

Massa gabungan dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Gerakan Anti Maksiat (GAM) dan Front Jihad Indonesia (FJI menggelar orasi menuntut pembubaran Ahmadiyah di depan Kompleks PIRI Baciro, Yogyakarta, Jumat (13/01/2012). Massa gabungan berbagai ormas tersebut menyerukan agar pemerintah kota Yogyakarta membubarkan pengajian tahunan Jemaah Ahmadiyah di kompleks PIRI Baciro dan berhasil dibubarkan setelah melalui proses mediasi yang dipimpin walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Yogyakarta - Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) menilai mayoritas pelaku kekerasan di wilayah DIY adalah organisasi masyarakat. Berdasarkan data Makaryo, ada 11 kasus kekerasan yang dilakukan ormas dari total 18 kasus kekerasan yang ada pada data wilayah DIY. Kasus-kasus tersebut oleh Makaryo yang terdiri dari 33 elemen dikategorikan kasus pelanggaran hak asasi manusia.

"Jadi, mayoritas pelaku pelanggaran HAM di DIY adalah organisasi masyarakat," kata Koordinator Makaryo, Benny Susanto, bertepatan dengan Hari HAM Sedunia kepada Tempo, Selasa, 10 Desember 2013.

Dia mencontohkan kasus-kasus tersebut, antara lain pembubaran diskusi dan penganiayaan keluarga eks tahanan politik 1965 di Godean, Kabupaten Sleman oleh Front Anti Komunis Indonesia (FAKI). Pembubaran diskusi buku karya Irsyad Mandji dan penganiayaan peserta diskusi di Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS) oleh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Juga pembubaran pengajian Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) cabang Yogyakarta di SMA Piri Yogyakarta oleh gabungan ormas seperti MMI, Gerakan Pemuda Kabah (GPK), Gerakan Anti Maksiat (GAM), juga Front Jihad Indonesia (FJI). Kasus-kasus tersebut hingga saat ini tidak jelas proses penegakan hukumnya oleh polisi.

"Kasusnya berulang (dilakukan ormas) karena tidak ada pembinaan dari kepala daerah. Tidak ada political will dari Sultan (Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X)," kata Benny.

Ketua Tanfidiyah MMI Irfan Suryahadi Awwas, membantah jika tindakan pembubaran diskusi di LKIS merupakan bentuk pelanggaran HAM. Alasannya, diskusi yang mereka bubarkan adalah diskusi yang melecehkan Islam. Irfan menuding aktivis perempuan Irsyad Mandji mensosialisasikan soal lesbian yang dinilai menistakan Islam. "Harus dibuktikan dulu kalau itu pelanggaran HAM. Jangan menyebar fitnah. Nanti kami yang akan balik mengadukan mereka (Makaryo)," kata Irfan.

Meski demikian, Irfan tidak menolak jika berbagai elemen duduk bersama untuk membahas soal tindak kekerasan dan pelanggaran HAM di wilayah DIY. "Tapi harus disamakan dulu persepsinya. Kami tidak setuju kalau persepsinya merujuk pada stigma anti agama," kata Irfan.

Sementara itu, Makaryo telah melaporkan kasus-kasus pelanggaran HAM tersebut kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY. Komisi I atau Komisi Bidang Hukum DPD menjanjikan akan mengundang Makaryo usai rapat pleno DPD pada 17 November lalu. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya.

"Kami sedang membahas dan mendalami. Tidak bisa gegabah, karena melibatkan banyak orang," kata anggota Komisi Hukum DPD, Hafidz Asrom.

Ada dua alat kelengkapan yang tengah membahasnya, yaitu Komisi Hukum dan Panitia Akuntabilitas Publik. Hanya saja, Hafidz tak bisa menjanjikan kapan DPD akan memberikan rekomendasinya. "Kami harus mengkaji. Mana yang merupakan kewenangan DPD untuk menyelesaikan, mana yang bukan," kata Hafidz.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Berita populer:
Firasat Ibu Korban Tabrakan Kereta Bintaro

Ratu Atut Mangkir Lagi, KPK Akan Jemput Paksa

Di KPK Atut Bak Bawang Merah, Airin 'Bawang Putih'

Daftar Harta Luthfi yang Dirampas untuk Negara






Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

6 menit lalu

Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

Jokowi mengklaim upaya pemerintah mengendalikan inflasi di Tanah Air sudah detail dan cukup berhasil.


Tersangka Penganiayaan Balita Hingga Tewas di Apartemen di Kalibata Ditangkap

12 menit lalu

Tersangka Penganiayaan Balita Hingga Tewas di Apartemen di Kalibata Ditangkap

Ibu balita melaporkan ke polisi saat anaknya tersebut sudah tak bernyawa di rumah sakit. Tersangka penganiayaan tak lain kekasih ibu balita itu.


Sambut Momen Akhir Tahun, Luminor Hotel Pecenongan Siapkan Banyak Kejutan

13 menit lalu

Sambut Momen Akhir Tahun, Luminor Hotel Pecenongan Siapkan Banyak Kejutan

Tersedia paket menarik untuk Holly Jolly Christmas dan Gala Dinner malam tahun baru. Banyak kejutan dan hadiah spesial, serta potongan harga menarik.


Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

16 menit lalu

Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

ISESS meminta Polri fokus pada surat laporan hasil penyelidikan (LHP) yang dikeluarkan oleh Propam dalam mengungkap kasus Ismail Bolong


2 Produk Ini Ungkap Xiaomi Rambah Pasar Komputer Desktop

16 menit lalu

2 Produk Ini Ungkap Xiaomi Rambah Pasar Komputer Desktop

2 produk Xiaomi ini seharusnya meluncur pada 1 Desember 2022 lalu namun ditunda karena masa berkabung di Cina


Piala Dunia 2022: Timnas Inggris Tak Lagi Bergantung pada Harry Kane

18 menit lalu

Piala Dunia 2022: Timnas Inggris Tak Lagi Bergantung pada Harry Kane

Timnas Inggris tiba di Piala Dunia 2022 dengan membawa ketergantungan pada Harry Kane sebagai pencetak gol.


Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

18 menit lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.


Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Polda DIY Terjunkan 400-500 Personel

18 menit lalu

Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Polda DIY Terjunkan 400-500 Personel

Seluruh rangkaian acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan melibatkan 400-500 personel polisi demi keamanan dan kelancaran lalu lintas.


Kelebihan dan Kekurangan Orang Ekstrovert

21 menit lalu

Kelebihan dan Kekurangan Orang Ekstrovert

Ekstrovert adalah kepribadian yang memilih untuk menikmati ruang bebas dan suka bergaul. Simak kelebihan dan kekurangannya.


Heru Budi Hartono Pimpin Rapat Persiapan Natal dan Tahun Baru, Konsentrasi Massa Dipecah

21 menit lalu

Heru Budi Hartono Pimpin Rapat Persiapan Natal dan Tahun Baru, Konsentrasi Massa Dipecah

Heru Budi Hartono memimpin rapat terkait persiapan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Senin, 5 Desember 2022 di Balai Kota DKI Jakarta.