Kardinal Vatikan Resmikan Taman Ziarah Kupang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus (kanan) dan Paus Emeritus Benediktus XVI berdoa bersama di Kastil Gandolfo, Sabtu (23/3). Paus Fransiskus bepergian menuju Kastil Castel Gandolfo untuk makan siang bersama Paus sebelumnya, dalam pertemuan bersejarah untuk membahas permasalahan Gereja Katolik. AP/Osservatore Romano, HO

    Paus Fransiskus (kanan) dan Paus Emeritus Benediktus XVI berdoa bersama di Kastil Gandolfo, Sabtu (23/3). Paus Fransiskus bepergian menuju Kastil Castel Gandolfo untuk makan siang bersama Paus sebelumnya, dalam pertemuan bersejarah untuk membahas permasalahan Gereja Katolik. AP/Osservatore Romano, HO

    TEMPO.CO, Kupang - Kardinal dari Vatikan, Mgr. Stanislaw Rylko, meresmikan Taman Ziarah Oebelo di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 25 November 2013. Taman ziarah itu dibangun di atas lahan seluas 5 hektare.

    "Taman ziarah Timor untuk dunia," kata Rylko saat memberikan sambutan pada peresmian taman doa bagi umat Katolik itu.

    Peresmian taman doa itu dihadiri ribuan warga, terutama umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang. Acara yang juga dihadiri oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang itu diawali dengan misa yang dipimpin kardinal. Ribuan warga yang hadir mengakibatkan Jalan Timor Raya menuju ke perbatasan Indonesia-Timor Leste macet total.

    Dalam pesannya, Uskup Petrus Turang meminta masyarakat tidak menyalahgunakan taman ziarah itu. "Kalau sampai berbuat hal-hal yang tidak diinginkan, maka akan terkutuk sampai turun-temurun," katanya.

    Sementara Frans Lebu Raya mengatakan, Taman Ziarah Oebelo bukan hanya milik umat Katolik, tapi milik bersama. "Ajaklah sanak keluarga untuk berdoa di taman ziarah ini," katanya.

    Dia juga berharap Kardinal Rylko bisa menghadirkan Paus Fransiskus di Kupang untuk mengunjungi taman ziarah ini. "Kami berharap Kardinal bisa mendatangkan Paus ke Kupang tahun depan," katanya.

    YOHANES SEO

    Berita terpopuler:

    Gratis! Naik Angkot Kurang dari Satu Jam

    Ini Tingkah Jokowi Diteriakin, 'Nyapres Pak!'

    SBY Pernah Diperingatkan Waspadai Yusril

    Farhat: Menabrak, Dosa AQJ Tak Akan Habis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.