Kapolri: Mulai Besok Polwan Boleh Berjilbab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Wanita (Polwan) dengan motor besar mengikuti upacara apel Operasi Ketupat Lebaran 2013 dikawasan Monas, Jakarta, (30/7). Apel Ketupat Lebaran tersebut diikuti 6.200 anggota TNI dan Polri. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Polisi Wanita (Polwan) dengan motor besar mengikuti upacara apel Operasi Ketupat Lebaran 2013 dikawasan Monas, Jakarta, (30/7). Apel Ketupat Lebaran tersebut diikuti 6.200 anggota TNI dan Polri. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisan Republik Indonesia Jenderal Sutarman mengizinkan polisi wanita atau polwan menggunakan jilbab meskipun belum ada keputusan tertulis soal pemberian izin pemakaian jilbab. "Itu hak asasi seseorang. Saya sudah sampaikan pada anggota, kalau ada yang mau pakai, silakan," ujar Sutarman, Selasa, 19 November 2013.

    Menurut Sutarman, model jilbab yang diperbolehkan adalah seperti yang digunakan polwan di Aceh. Namun polwan yang ingin mengenakan jilbab itu mesti membeli sendiri. "Kalau mau beli sendiri, silakan, kami tidak ada anggarannya," ujar dia menambahkan.

    Sutarman menambahkan, para polwan yang ingin mengenakan jilbab tidak perlu lagi menunggu turunnya peraturan tertulis. "Mulai besok, kalau ada yang mau pakai saat tugas, tidak masalah," katanya.

    Sebelumnya, menurut Surat Keputusan Pol Skep/702/IX/2005 mengenai Standar Operational Prosedur untuk seragam yang harus dipakai polisi dan PNS Polri, tidak mencantumkan penggunaan jilbab.

    TIKA PRIMANDARI

    Topik Terhangat:

    Penyadapan Australia | Gunung Meletus | Topan Haiyan | SBY Vs Jokowi

    Berita terpopuler lainnya:
    Mengapa Telepon Ani SBY Ikut Disadap Australia? 
    Menlu Tarik Dubes Indonesia di Australia
    Kicauan Lengkap SBY di Twitter Soal Penyadapan 
    Saat Disadap SBY Pakai Nokia, Boediono BlackBerry
    SBY: PM Australia Anggap Remeh Masalah Penyadapan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.