KPK Periksa Kaki Tangan Adik Atut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi akan memeriksa dua tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan alat kesehatan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Keduanya adalah Dadang Prijatna dan Mamak Jamaksari. "Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk penyidikan dugaan korupsi alat kesehatan Kota Tangerang Selatan," kata Kepala Biro Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Selasa, 19 November 2013.

    Dadang diduga menjadi tangan kanan Chaeri Wardana alias Wawan dalam mengegolkan banyak proyek di Banten. Dadang merupakan petinggi PT Mikkindo Adiguna Utama. Dalam kasus alkes Tangsel, Wawan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Sementara Mamak adalah pegawai negeri sipil yang menjadi PPK proyek tersebut.

    Selain dua tersangka itu, KPK akan memeriksa staf bagian keuangan PT Bali Pasific Pragama Ahmad Farid Asyari. PT Bali Pasific adalah perusahaan Wawan yang banyak menang proyek di Banten. Sejak 17 November 2013, Ahmad Farid dikenakan status cegah oleh KPK.

    KPK menaikkan status penyelidikan kasus alkes Tangsel ke penyidikan sejak 11 November 2013. Semalam, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas memberi sinyal terseretnya Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alkes Pemerintah Kota Tangsel.

    Menurut Busyro, saat ini penyelenggara negara yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut baru pada tingkat pejabat pembuat komitmen. "Cara kerja KPK, semua dimulai dari bawah, minggir-minggir-minggir, langsung nabrak ke atas," kata Busyro di gedung KPK, Senin, 18 November 2013.

    Busyro memberi contoh, dalam kasus dugaan korupsi PON Riau, Gubernur Riau Rusli Zainal bukan orang yang pertama ditetapkan menjadi tersangka. Dalam kasus travel cheque, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom kena belakangan. "Itu memang karakter kerja KPK. Tunggu saja, kami sedang mengumpulkan bukti," kata dia.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita terpopuler

    Australia Sadap Telepon Presiden SBY 15 Hari
    Hakim Vica Diduga Selingkuh dengan 'Brondong' 
    Ini Daftar Pejabat yang Disadap Australia
    Konvensi Tak Ramai, Demokrat Salahkan Peserta 
    PDIP: Ada Parpol Cari Kelemahan Jokowi

    Berita terpopuler

    Australia Sadap Telepon Presiden SBY 15 Hari
    Hakim Vica Diduga Selingkuh dengan 'Brondong' 
    Ini Daftar Pejabat yang Disadap Australia
    Konvensi Tak Ramai, Demokrat Salahkan Peserta 
    PDIP: Ada Parpol Cari Kelemahan Jokowi

     


     




    Komentar (4)









     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.