Jumat, 23 Februari 2018

Mandiri Ungkap Kebohongan Jilbab Hitam

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 12 November 2013 19:32 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mandiri Ungkap Kebohongan Jilbab Hitam

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Mandiri membuka kebohongan yang dilakukan pemilik akun anonim Jilbab Hitam. Dalam tulisan yang di-posting di Kompasiana Senin kemarin, Jilbab Hitam menyatakan Tempo dan KataData memeras Bank Mandiri karena bank plat merah itu menolak proposal yang diajukan KataData. Padahal, kenyataannya, tidak ada proposal KataData pada Bank Mandiri.

    "Kami tidak ada hubungan bisnis dengan KataData, tidak ada proposal yang diajukan dari KataData ke Bank Mandiri," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Nixon LP Napitupulu pada Selasa, 12 November 2013, saat berkunjung ke kantor redaksi Tempo di Velbak, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Dalan postingan-nya, pemilik akun Jilbab Hitam menulis bahwa proposal pada Bank Mandiri diajukan KataData untuk "menawarkan jasa solusi komunikasi kepada Bank Mandiri untuk berjaga-jaga apabila isu SKK Migas meluas dan mengaitkan Bank Mandiri sebagai fasilitator aksi suap". Proposal tersebut, kata Jilbab Hitam, kemudian ditolak Bank Mandiri, sehingga muncul berita di majalah Tempo dengan sampul "Setelah Rudi, Siapa Terciprat" edisi 18 Agustus 2013.

    Kenyataannya, kata Nixon, tidak ada proposal yang diajukan KataData pada Mandiri. Jika pun ada, satu-satunya proposal dari KataData yang pernah masuk adalah soal penawaran sponsorship buku. Nilai proposal Rp 100 juta tersebut pun ditolak karena Bank Mandiri menilai tidak sesuai dengan pertimbangan bisnis. "Dan proposal itu jauh sebelum kasus Pak Rudy Rubiandini muncul," kata Nixon. 

    Nixon berkunjung ke Tempo disertai beberapa stafnya yang disebut dalam tulisan Jilbab Hitam, antara lain Eko Nopiansyah, Dicky Kristanto, dan Iskandar tambunan. Nixon bercerita dirinya mendapat tautan tulisan tersebut pada Senin kemarin saat berada di acara Mandiri Invesment Forum di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Saat mendapat tautan tersebut, dia mengabaikan saja karena menilai tulisan tersebut semata-mata gosip belaka. (Baca: Dituding peras Mandiri, ini jawaban Tempo)

    Namun, pada Selasa pagi, dia mengetahui tulisan tersebut menyebar luas sehingga dia merasa perlu meluruskannya. Dia pun melakukan klarifikasi ke sejumlah stafnya yang disebut dalam tulisan tersebut dan mendapatkan hasil bahwa isi tulisan pemilik akun Jilbab Hitam tidak benar. "Karena itu, kedatangan kami ke sini semata-mata untuk mengklarifikasi bahwa tulisan tersebut tidak benar," kata dia.

    Nixon menyayangkan tulisan yang dibuat pemilik akun Jilbab Hitam. Tulisan itu, kata dia, melukai hubungan yang terjalin antara Tempo dan Bank Mandiri. "Saya menyayangkan tulisan tersebut. Ini mencederai hubungan baik Tempo dan Mandiri," kata dia. Dia menegaskan, antara Tempo dan Bank Mandiri sama sekali tidak ada hubungan peras-memeras, tekan-menekan.

    AMIRULLAH


    Topik Terhangat
    Korupsi Hambalang | SBY Vs Jokowi | Suami Ratu Atut Meninggal | Suap Akil Mochtar | Adiguna Sutowo

    Berita lain: 
    5 Anak Pejabat yang Berurusan dengan Aparat  
    Misteri Bungker Kuno di Solo Mulai Terkuak
    Ini Kejanggalan Tuduhan Jilbab Hitam pada Tempo
    Dituding Peras Mandiri, Ini Jawaban Tempo  
    Adiguna di Rumah Indriani Sebelum Bertemu Flo  


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.