Miss Jinjing: Atut Bisa Sejajar Victoria Beckham

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah memiliki gaya hidup yang super mewah. Menurut sejumlah sumber, Atut gemar pelesir ke luar negeri. Ia kerap menghabiskan malam minggu di Singapura dan dua kali merayakan Tahun Baru di Taiwan. Atut juga disebutkan gemar berbelanja barang-barang mahal ketika pelesiran. Ia bahkan pernah memborong produk Hermes hingga Rp 430 juta.

    Menurut Amelia Masniari, fashion advisor ternama Indonesia yang dikenal dengan sebutan Miss Jinjing, tas Hermes tidak diproduksi massal. “Hermes itu memproduksi Birkin setahun hanya 200 tas,” kata dia.

    Jadi, ujar dia, kalau mau beli Hermes, calon pembeli harus memesan terlebih dahulu. “Dan sekarang indent 5 tahun! Itu juga kalau beruntung,” kata penulis sejumlah buku tentang belanja itu kepada Tempo kemarin.

    "Jadi, ya, Atut bisa beli Hermes mungkin bersaing dengan Victoria Beckham-lah," kata Miss Jinjing.

    Penulis buku Miss Jinjing Belanja sampai Mati itu menambahkan, selain Victoria, pemilik Birkin lainnya adalah Heidi Klum, Paris Hilton, dan Kate Midleton.

    Wanita berambut pendek dan berkulit putih ini mengatakan wajar saja Atut membeli tas Hermes asli yang susah didapat itu. “Bisa jadi karena aslinya Atut seorang pengusaha dan pejabat,” ujarnya.

    "Ya, levelnya begitu, sangat wajar. Tidak ada yang salah. Yang salah, ya, kasusnya dan banyak gizi buruk di provinsinya,” ujar dia.

    ANINDYA LEGIA PUTR/ HADRIANI P

    Terpopuler:
    Curhat Adik Atut: Kenapa Tempo Marah Sekali? 
    Ini Daftar Para Penerima Dana Haram Hambalang
    Trik Antisadap Angelina Sondakh Disarankan Ditiru
    Ratu Atut Sering 'Malming' di Singapura
    SBY Sindir Jakarta Macet, Dishub Bela Jokowi
    Di Depan Investor, Boediono Bacakan Pidato Basi
    Isu Kemacetan untuk Jatuhkan Elektabilitas Jokowi
    Apa Sebab Jokowi Diserang Demokrat Soal Macet
    Tahun Baru ala Atut: ke Taiwan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.