Hakim Vica: 15 Tahun Tak Dinafkahi Suami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hakim Pengadilan Negeri Jombang Vica Natalia saat memasuki ruang sidang untuk menjalani  sidang kode etik di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (6/11). Vica Natalia membantah berselingkuh dengan seorang pengacara bernama Galih Dewangga. TEMPO/Dasril Roszandi

    Hakim Pengadilan Negeri Jombang Vica Natalia saat memasuki ruang sidang untuk menjalani sidang kode etik di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (6/11). Vica Natalia membantah berselingkuh dengan seorang pengacara bernama Galih Dewangga. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dipecat  Majelis Kehormatan Hakim, Vica Natalia, hakim Pengadilan Jombang, mencurahkan seluruh isi hatinya. Dia menjelaskan, kejadian ini bermula dari konflik rumah tangganya dengan sang suami yang seorang pendeta, Hisar Raja Parlindungan Siringoringo.

    Hidup dengan seorang pendeta selama 15 tahun pernikahan, Vica mengklaim tidak pernah dinafkahi oleh suaminya itu. "Bayangkan saja, selama itu saya yang menafkahi dia dan anak-anak kami," ujarnya menahan isak tangis di gedung Komnas Perempuan, Rabu, 6 November 2013.

    Namun dia membantah jika atas dasar materi itu, dia melakukan tindakan tercela berselingkuh seperti yang disebut-sebut di media belakangan ini. Vica juga mengklaim bahwa pemberitaan yang menyebutkan dirinya tertangkap tangan berselingkuh dengan seorang pengacara bernama Galih Dewangga di rumahnya itu bohong.

    Majelis Kehormatan Hakim memecat secara tidak hormat Vica Natalia dengan tuduhan melanggar etika dan perilaku hakim. Majelis menuduh Vica berselingkuh. Vica membantah tapi tak bisa mementahkan tuduhan tersebut.

    REZA ADITYA

    Berita Terpopuler:
    Ibas Disebut Punya Tato, Ani SBY: Itu Fitnah Keji  
    Insiden Es Tebu Rombongan Golkar Riuh di Twitter
    Cara Ratu Atut Habiskan Rp 1 Miliar untuk Dandan
    Hakim Cantik Vica Disebut Suka Aneka Pria
    Ical: Saya Tidak Minum Es Tebu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.