Ratu Atut Belanja Barang Mewah di Eropa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari Swiss, Atut melancong ke Italia. Di kota mode ini, ia singgah di Hermes, butik tas dan aksesori, membelanjakan hampir Rp 50 juta. Pada 6 Februari 2012, ia terbang ke Tokyo, Jepang. Empat hari di sana, Atut memborong produk Hermes hingga Rp 430 juta. Cpp-luxury.com

    Dari Swiss, Atut melancong ke Italia. Di kota mode ini, ia singgah di Hermes, butik tas dan aksesori, membelanjakan hampir Rp 50 juta. Pada 6 Februari 2012, ia terbang ke Tokyo, Jepang. Empat hari di sana, Atut memborong produk Hermes hingga Rp 430 juta. Cpp-luxury.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah hobi belanja di luar negeri. Hal ini terlihat sewaktu ia pergi ke Eropa pada Januari 2013. Majalah Tempo edisi 4 November 2013 mengulas mengenai kebiasaan Ratu Atut Chosiyah ini.

    Sejumlah sumber menyebutkan Atut berangkat menggunakan Singapore Airlines SQ 953 dari Jakarta ke Changi pada 20 Januari 2012. Setiba di Swiss, ia menyempatkan diri ke gerai Salvatore Ferragamo--merek sepatu dan aksesori asal Italia--dan menghabiskan Rp 30 juta di sana.

    Dia memborong baju anak-anak di I Pinco Pallino SA senilai Rp 40 juta. Atut punya dua cucu dari putranya, Andika Hazrumy. Dari Swiss, Atut melancong ke Milan, Italia. Di kota mode ini, ia singgah di Hermes, butik tas dan aksesori, serta membelanjakan hampir Rp 50 juta.

    Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss, Djoko Susilo, mengatakan Atut tidak melaporkan kunjungan awal 2012 itu ke kantornya. “Padahal normalnya, seorang pejabat sekelas gubernur menyampaikan pemberitahuan ke kedutaan,” ujarnya. “Hal ini berkaitan dengan protokol dan keamanan pejabat itu.”

    ANTON SEPTIAN | NUR ALFIYAH | RUSMAN PARAQBUEQ

    Berita Terkait
    Analisa Wajah Wawan: Sosok Misterius Yang Intelek

    Dinasti Banten, Korupsi Kesehatan, dan Gizi Buruk

    Dapat Proyek Rp 10 M di Banten, Kantor Tak Bernama 

    Tren Korupsi Banten, Temuan BPK: Main Proyek Nyawa

    Setelah Kantor Airin Dibidik, Giliran Kantor Ipar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.