Jumat, 14 Desember 2018

Asal-usul Gelar Ratu dan Tubagus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto paspor Ratu Atut Chosiyah yang didapat dari Dirjem Imigrasi. Dari foto ini diketahui tidak ada gelar Ratu pada paspornya. Istimewa

    Foto paspor Ratu Atut Chosiyah yang didapat dari Dirjem Imigrasi. Dari foto ini diketahui tidak ada gelar Ratu pada paspornya. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelar “ratu” dan “tubagus” pada nama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana, mulai dipersoalkan. Banyak yang menuduh gelar itu palsu. Dengan kata lain, gelar diperoleh belakangan, bukan turunan.

    Apa sebenarnya arti “ratu” dan “tubagus”?

    Gelar ini menandakan asal-usul lapisan sosial masyarakat Banten pada zaman dahulu. Tubagus berasal dari “ratu bagus”. Lama-lama sebutannya menjadi “tubagus”. Tubagus adalah gelar bagi laki-laki. Adapun perempuan bergelar “ratu”.

    Menurut riwayat, kedua gelar itu mulai digunakan sejak zaman Sultan Banten II, Maulana Yusuf. Mereka yang bergelar “ratu” dan “tubagus” dianggap memiliki hubungan darah dengan Kesultanan Banten.

    Dengan begitu, untuk menguji seseorang itu “tubagus” atau “ratu” asli, minta saja orang tersebut menunjukkan silsilahnya. Bila gelarnya bukan palsu, silsilahnya akan menyambung sampai ke Sultan Banten.

    PDAT | BERBAGAI SUMBER



    Terpopuler:
    Airin Menyewa Hotel Selama di Harvard
    Sel Dirazia, Nazaruddin: Ini Guantanamo Indonesia
    Gatot Kenal Holly di Tempat Hiburan Malam
    Erick Thohir Beli Inter Milan, Rothschild Berang
    Ahok Minta Perbaikan Jalan Rampung Sehari
    Atut Tak Gunakan Gelar Ratu di Paspor


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.